Home » Telezkop

te.Lez.kop: When I See Your Smile

23 December 2009 80 views 11 Comments

smile_by_jordacheOleh: Shinigami

Apa yang membuat pengujung sore menyenangkan setelah menghabiskan lebih dari separuh hari di tengah kesibukan pekerjaan atau studi serta lalu lintas yang ruwet seperti problem keadilan di negeri ini? Tempat tinggal yang sejuk ber-AC? Makanan lezat di atas meja makan? Film yang bagus di televisi atau dvd? Air hangat yang mengguyur tubuh ketika mandi? Bisa jadi. Tapi bagi saya, tidak ada yang lebih menyenangkan dan menentramkan selain senyum seorang kekasih.

Sebuah senyum bisa memiliki kekuatan dan pengaruh yang begitu besar bagi orang lain. Pernah mendengar perkataan bahwa tawa itu menular? Nah, begitu pula dengan senyum.

Entah, mungkin manusia adalah makhluk yang sangat bisa berempati, jadi ketika ia melihat orang lain tersenyum, seakan ada kecenderungan besar baginya untuk ikut tersenyum, untuk berbagi kebahagiaan, apa pun itu. Dan memang ada orang-orang yang memiliki jenis senyum yang mampu mengajak orang lain turut tersenyum. Contoh yang sangat jelas adalah Cameron Diaz dan Julia Roberts. Saya rasa bukan hanya saya, tetapi semua orang akan ikut tersenyum setiap kali melihat dua aktris itu tersenyum, tanpa tahu apa alasannya. Yang pasti, kita merasakan dorongan kuat untuk tersenyum bersama mereka.

Jika dua orang aktris Hollywood yang kita kenal hanya sebatas aktingnya di layar lebar dan berita-beritanya di majalah saja sudah bisa membuat kita ikut tersenyum bersama mereka, apalagi orang yang kita cintai, yang jelas-jelas punya ikatan emosi istimewa dengan kita. Kalau kalian belum pernah memperhatikan, coba amati ketika kekasih tersenyum. Di saat kedua sudut bibir itu naik dan sebaris gigi putih tampak, lihatlah bagaimana kebahagiaan dan rasa sayang terpancar dari wajahnya.

Tunggu. Bukan hanya itu yang perlu diamati. Bersamaan dengan hal itu terjadi, perhatikan juga perubahan yang terjadi dalam diri dan pada wajah kalian. Seiring dengan terkembangnya senyum kekasih, adakah rasa hangat yang menjalar di dada, rasa paham bahwa kalian sangat dicintai oleh sosok di hadapan kalian, dan karenanya kalian juga begitu ingin balas mencintai dan membahagiakannya? Lalu, tanpa kalian sadari, kalian telah ikut tersenyum dan memandangnya penuh sayang. Saya selalu mendapati hal ini sebagai sepotong pengalaman yang indah.

Selain menimbulkan reaksi indah nan romantis itu, senyum juga memiliki pengaruh yang baik bagi orang itu sendiri. Itulah sebabnya, ketika kita sudah ikut tersenyum bersama kekasih, selain dipenuhi perasaan sayang kepadanya, akan ada perasaan lain yang ikut timbul. Saya menjulukinya perasaan positif yang ringan dan menguatkan. Jadi, ketika kita sendiri telah tersenyum dengan tulus, suatu jeda bahagia kecil seakan tiba-tiba tercipta di tengah-tengah serbuan begitu banyak hal dalam hidup. Semacam pit stop emosi.
Dalam hitungan detik, segala rasa lelah, jenuh, patah semangat, kecewa, dan rentetan emosi-emosi negatif lainnya dilucuti lalu diganti dengan optimisme dan kesiapan untuk kembali menghadapi semuanya. Dan hidup yang rumit ini seketika terasa lebih ringan dan tak terlalu payah. Tidak perlu ke psikolog atau psikiater, sebab semua itu dengan menakjubkannya dilakukan oleh si senyum.

Orang bilang, lagu terkadang bisa mengungkapkan sesuatu dengan lebih pas atau bahkan sempurna. Saya setuju. Dan ketika membicarakan soal senyum kekasih dan efeknya bagi kita, saya rasa tak ada lagu lain yang mampu membahasakannya dengan lebih baik selain When I See You Smile milik Bad English. Here goes some parts of the oh-so-true lyrics:

Sometimes I wanna give up
I wanna give in
I wanna quit the fight

And then I see you, baby

And everything’s alright,
Everything’s alright

When I see you smile,
I can face the world, oh oh…

You know I can do anything
When I see you smile, I see a ray of light, oh oh…
I see it shining right through the rain
When I see you smile Baby, when I see you smile

Jadi, mulai sekarang, jangan pernah bosan memberikan senyum tulus penuh sayang kepada kekasih. Sebab kegiatan kecil yang melibatkan kira-kira 12 otot wajah itu mampu membuat dunianya—dan kemudian dunia kita!—bahagia dan kembali cerah. Keep on smiling!

@Shinigami, SepociKopi, 2009

11 Comments »

  • Tim said:

    Humm……..
    Smile appeal

  • meliâ said:

    setuju…..senyuman maniz buat shi (tulisan yg bagus!) dan buat teman2 sepoci kopi,karena slalu mengingatkan hal2 kecil yg bs membuat kita bahagia ! ^_^ ! ^_^ ! trimakash

  • gadisndut said:

    smileeee….^_^

  • mel said:

    Saya merasa heran, mengapa saya benar2 bisa tersenyum dan tertawa hanya bersama pacar. . .

  • Kichigai grey said:

    Melihat org yg qt syg tersenyum , itulah hal yg paling menajubkan .
    Dn obat yg paling mujarab , saat qt lelah & dn menghadapi bnyk msalah .

  • happy_sendiri said:

    Untuk tersenyum kta membutuhkn kra2, 12 otot wajah,
    Sedangkn untk cemberut kta btuh kra2 72 otot,
    So, ga sulit kan untk trsenyum?
    Jd ingat kmaren pagi wkt lg kerja, ceritanya si ‘Dia’ yg aku taksir trsenyum padaku dgn amat sangat manis ny!,
    Efek nya?
    Woow…
    Dari pagi ampe sore jd senyum2 sendiri kyk ‘orgil’ liat kolor ijo dijemuran blkg rumah pak RT, (‘hmm..wktu ny ganti kolor ne..’)

  • LigX said:

    bukan cuma dengan partner, shin sendiri udah sanggup bikin aku senyum cuma dengan membaca tulisan ini. ^_^

  • Fine said:

    Kirain menguap doank yg bs menular, trnyata senyum jg bs yaa..^_^
    Jd kangen sm senyumnya yg serupa kilau mentari pagi..hangat dan mencerahkan duniaku.

    Lam kenal all!:)

  • tweet-tweet said:

    ini perasaan aku aja apa mang bener kak shinigami lg bahagiaaaaa sekali
    biasanya tulisan kakak agak sinis-sinis asem pahit gitchu XD
    aku turut bahagia kok..hehehe

  • cmolzrn said:

    gw jadi kangen senyumannyaaaaaa!

  • cmolzrn said:

    gw jadi kangen senyumannyaaaaaa! Babywoman’s smile :)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.