Tepukan di Bahu dan Sebotol Bir Dingin untuk Seorang Kawan
Oleh: Bianca Timmerman
Patah hati dapat menonjolkan clavicula dan tulang rahang kita
Mata kita menyayu diterpa malam-malam berair-mata, asap rokok dan deru alkohol
Tiba-tiba kita jadi seksi dan siap berwisata di tengah lantai dansa
Tiba-tiba kacamata kuda kita lepas dan kilau senyum bidadari-bidadari di baliknya tampak pula
Bianglala berlampu kedap-kedip dan komidi putar berpita-renda, kawan
Mari berpesta!
Tentang Bianca Timmerman:
Out and proud lesbian, menyelesaikan sekolah fashion design meski kemudian memutuskan untuk menjadi penulis dan penerjemah. Meskipun tulisannya belum banyak diterbitkan, ia menulis karena ia mencintai kata-kata dan perempuan.
LigX
December 14th, 2009 at 4:43 pm
love the poem..
Kyra
December 14th, 2009 at 5:39 pm
Nice poet.
clavicula, hm. . bner c, hbis nangs pasti kliatan
Ch0pPa
December 15th, 2009 at 12:18 am
Menurut aku Lesbian tidak bisa disalahkan. Karena hati lesbian itu juga merupakan ciptaan tuhan YME yang tak dapat kita sanggah. Kita semua manusia sudah diberi takdir dengan hati untuk mencintai sese0rang, maka janganlah kita menyalahkan perasaan para Lesbian. Karena jika kita menyalahkan se0rang lesbian berarti sama halnya kita menyalahkan Tuhan YME yg telah menciptakan hati kita ini. Kita hidup didunia hanya untuk menjalani apa yang telah diciptakannya.
kinomoto erie
December 15th, 2009 at 4:26 pm
apakah menjadi lesbian adalah takdir??
Grey
December 17th, 2009 at 12:31 am
Cool Poem.
Puisi-puisi Bianca selalu cool.
anteos
December 17th, 2009 at 2:01 am
walah ada bianca lol…
lesbianism its not always drugs, alcohol, clubs, and smoky place. and lesbianism is full of drama.
but, its all depend on your self, mau ga sih menginjak ke arah sana. mau ga sih hidup penuh drama bullshit?
but lesbian.. they just in love with drama.
bianca timmerman
December 17th, 2009 at 8:05 pm
mau mengkonsumsi drugs, alkohol ataupun bermain drama ngga perlu jadi lesbian kok. puisi ini tentang seseorang yang sedang menghibur kawannya yang sedang patah hati. sebenarnya ngga ada hubungannya dengan lesbianisme. hanya karena penulisnya seorang lesbian dan ditaroh di web lesbian jadi ke-lesbian-lesbian-an deh. padahal mah… biasa aja daaah. hahaha…