Puisi: Tepukan di Bahu dan Sebotol Bir Dingin untuk Seorang Kawan
14 December 2009
205 views
7 Comments
Tepukan di Bahu dan Sebotol Bir Dingin untuk Seorang Kawan
Oleh: Bianca Timmerman
Patah hati dapat menonjolkan clavicula dan tulang rahang kita
Mata kita menyayu diterpa malam-malam berair-mata, asap rokok dan deru alkohol
Tiba-tiba kita jadi seksi dan siap berwisata di tengah lantai dansa
Tiba-tiba kacamata kuda kita lepas dan kilau senyum bidadari-bidadari di baliknya tampak pula
Bianglala berlampu kedap-kedip dan komidi putar berpita-renda, kawan
Mari berpesta!
Tentang Bianca Timmerman:
Out and proud lesbian, menyelesaikan sekolah fashion design meski kemudian memutuskan untuk menjadi penulis dan penerjemah. Meskipun tulisannya belum banyak diterbitkan, ia menulis karena ia mencintai kata-kata dan perempuan.









love the poem..
Nice poet.
clavicula, hm. . bner c, hbis nangs pasti kliatan
Menurut aku Lesbian tidak bisa disalahkan. Karena hati lesbian itu juga merupakan ciptaan tuhan YME yang tak dapat kita sanggah. Kita semua manusia sudah diberi takdir dengan hati untuk mencintai sese0rang, maka janganlah kita menyalahkan perasaan para Lesbian. Karena jika kita menyalahkan se0rang lesbian berarti sama halnya kita menyalahkan Tuhan YME yg telah menciptakan hati kita ini. Kita hidup didunia hanya untuk menjalani apa yang telah diciptakannya.
apakah menjadi lesbian adalah takdir??
Cool Poem.
Puisi-puisi Bianca selalu cool.
walah ada bianca lol…
lesbianism its not always drugs, alcohol, clubs, and smoky place. and lesbianism is full of drama.
but, its all depend on your self, mau ga sih menginjak ke arah sana. mau ga sih hidup penuh drama bullshit?
but lesbian.. they just in love with drama.
mau mengkonsumsi drugs, alkohol ataupun bermain drama ngga perlu jadi lesbian kok. puisi ini tentang seseorang yang sedang menghibur kawannya yang sedang patah hati. sebenarnya ngga ada hubungannya dengan lesbianisme. hanya karena penulisnya seorang lesbian dan ditaroh di web lesbian jadi ke-lesbian-lesbian-an deh. padahal mah… biasa aja daaah. hahaha…
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments