Puisi: Merry dan Kelamin Baru
30 November 2009
212 views
7 Comments
Merry dan Kelamin Baru
Oleh: Zetha Septina Abdu
Merry terkepung malam di lampu merah
saat usia mengumpulkan kecemasan
aspal jalan raya serupa lantai dansa
membetoti bibir-bibir lelaki dan janggut kasar
untuk menghisap ngilu
pada silikon yang mengelupasi tubuhnya
kecuali untuk Tuhan yang terburu-buru atas tubuhnya
Merry mencari dan memilih kelamin-kelamin rebah
di etalase pertokoan
meninggalkan kartu kredit
dan orang-orang menagih tubuhnya dengan basah
lewat hujan yang mengerangkan dusta
Tentang Zetha Septina Abdu:
Tetap tinggal di kota berhati nyaman, masih saja suntuk menyelesaikan skripsi di salah satu universitas negeri di Jogja.









laik dis
lari dari arus lirisme yang lagi jadi jalan lurus buat puisi
Puisi yg cantik walau agak sulit mencernanya..
huehehe….
ada yang tahu rupanya usaha saya untuk lari dari arus lirisme, tapi belum sepenuhnya berhasil yak… namanya juga proses, usaha.he he….
keren
saya agak bingung, apakah si merry baru berganti kelamin >> transvestite, atau si merry selalu mendapat kelamin baru >> pelacur?
Mungkin rasanya tidak adil ketika saya membincangkan isi puisi saya, karena dari segi pragmatik saya membatasi pembaca dalam menginterpretasikan puisi tersebut. Bukankah ketika karya lahir, maka penulis sudah mati.
Tapi, saya cuma ingin bilang bahwa puisi ini tentang transgender. Selanjutnya….. Terserah pembaca
maksud nya apa thu kak puisinya??
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments