Obrolan Cewek: 8 Tips Menghadapi Bos Rese
Oleh: Lushka
Seumur hidup kamu, kamu pasti sudah bertemu dengan berbagai jenis tipe manusia, ada yang langsung nyambung meski baru beberapa kali atau bahkan baru sekali bertemu, tapi ada juga yang sudah bertahun-tahun kenal tetap saja chemistry-nya nggak dapat.
Buat berhubungan dengan yang menyebalkan, kalau cuma teman, kamu bisa menghindar dengan pelbagai alasan, nah kalau manusia ini adalah bos kamu? Apa yang akan kamu lakukan?
Bos yang rewel mengenai format font pada setiap laporan yang kamu buat! Ada yang suka salah sangka, kamu yang seorang akuntan tapi diperlakukan sebagai asisten pribadinya bahkan mengganti namamu dengan panggilan yang katanya kesayangan, “Ijaaaah, ambil kopi.”, “Ijah, sopir saya mau tidur siang, kamu yang jemput anak-anak saya.” Grrr. Rasanya pengin ngelempar mereka hidup-hidup ke kolam ikan hiu yang udah puasa seminggu.
Well, meskipun bos kamu sungguh menyebalkan tetapi atas nama cicilan BB, kontrakan, biaya pacaran, cincin berlian, kamu tidak bisa tidak menghiraukan mereka begitu saja dan mau tidak mau kamu harus harus berhubungan dan melaporkan pekerjaanmu kepadanya.
Maka dari itu, ini coba Lushka bawakan tips yang mungkin saja berguna dalam menghadapi bos Anda, sebelum berakibat buruk pada kesehatan ataupun membuat rasa percaya diri Anda drop. Bahasa saya gaya banget ya? Iya dong, kita kan profesional… hihihihi.
#1 I am cool.
Seburuk apa pun situasi dan kondisi hubungan dengan bos, upayakan agar selalu terlihat tenang dan bersikap seperti kamu memiliki penyelesaian atas masalah yang dihadapi. Tapi juga jangan sok tau dan jadi ignorant, mentang-mentang tenang, laporan kamu biarkan begitu saja hingga menjelang deadline. Bos juga akan respek orang yang tenang, ketimbang sama yang pecicilan.
#2 I am peace
Jangan pernah sekali-kali terpancing dan ikut marah, karena hal ini akan memperburuk keadaan, nantinya malah bikin reputasi kamu rusak. Ingat, kadang emosi suka membuat khilaf. Pendekatan terarah, terencana dan tidak menyerang langsung adalah jalan terbaik untuk menghadapi bos. Kalau dia sedang menganggap kamu jadi Ijah, kamu bisa mengalihkannya membicarakan laporan atau proyek tim kalian. Dan ingatkan mencari Ijah baru.
#3 I am professional
Perlakukan bos kamu sebagai klien. Anggap saja bos adalah orang yang tak dikenal sekali. Perhatikan nada bicara, usahakan selalu netral dan sikron apa yang di kepala dan kamu bicarakan bisa dipertangung-jawabkan. Jangan pernah komplain tentang apa yang salah, atau membicarakan masalah kesalahan manajemen, dan yang paling penting jangan pernah curhat sama bos. Jeung, kamu cari kiamat curhat sama bos?
Tips #4 Say it with words
Gunakan e-mail sebagai sarana menyampaikan maksud. Karena e-mail merupakan catatan resmi perusahaan. Si bos juga bisa membacanya secara lebih teliti, tenang dan nggak sradak-sruduk. Dengan bos yang tidak sabaran, pelupa, cepat marah, e-mail adalah penyelamat kamu, kamu bisa punya bukti kalau kamu pernah menyampaikan laporan. Atau kamu sudah memberikan informasi yang dia butuhkan untuk meeting hari rabu. Tapi ingat ya e-mail bukanlah SMS, jangan disingkat-singkat, jangan juga menggunakan bahasa gaul atau bahkan sandi rumput. Emang kita pramuka? Selalu gunakan bahasa yang benar, lugas, dan jelas.
Tips #5 I don’t do drama
Separah-parahnya si Babe, ingatlah… dia atasan kita. Show him some respect, jangan pernah mencoba konfrontasi langsung dengan si dia di depan publik. Jangan drama. Selain hanya akan menunjukan ketidakmampuan kamu menghadapi masalah, memperkeruh keadaan juga kamu sudah menabuh genderang perang. Kecuali kamu memang ingin hari itu berakhir di HRD dengan selembar surat pemutusan hubungan kerja ataupun Surat Peringatan. Bye-bye. Hiks.
Tips #6 I am no gossipers
Jeungs, kisah kisruh di kantor bukan opera sabun. Jadi jangan dibagi-bagi secara masal masalah kamu dengan si dia yang namanya tidak boleh disebut. Terutama dengan teman kantor, no-no-no. Kita tahu namanya lidah yang tak bertulang, sulit untuk dipegang nikmat untuk dicium. Kadang atas nama ketidaksengajaan kita suka membongkar rahasia. Kalau sudah begitu siapa yang mau disalahkan? Hati-hati lho, Jeung. Mendingan kamu meditasi dan tetap tenang mengontrol situasi.
Tips #7 I am independent
Mandiri. Jangan terpengaruh. Ingat tanggung jawab kamu pada perusahaan bukan perseorangan. Di atas langit masih ada langit. Yah, kecuali kamu kerja di perusahaan keluarga di mana karyawannya hanya kamu dan si babe saja. Selamat kalau begitu. Pokoknya kinerja kamu yang perfecto itu tidak boleh terusik hanya karena resenya atasan kamu. Do the best everyday. Berlian di comberan tetaplah berlian kan? Asah dirimu, anggap si babe sebagai tantangan.
Tips#8 still be positive & rational
Kalau kamu rasa sudah tak tahan lagi dan si Enyak/si Babe memang sudah sangat keterlaluan cobalah datang ke bagian Human Resource untuk membicarakan hal ini. Tapi harus diingat ini adalah hal paling akhir yang dilakukan, karena jika seorang karyawan terlalu sering datang ke HR, biasanya akan dicap karyawan yang bermasalah. Ajukan kemungkinan untuk pindah divisi misalnya atau paling parah, selamatkan dirimu dari si monster. Resign. Pindah kerja. Kibarkan bendera putih. Jangan terlalu lama membuang waktu dan energi sia-sia di medan perang yang tak jelas juntrungannya. Be free and be happy. Toh, rejeki sudah ada yang mengatur. Iya tho, iya thooo?
Well, nuff said. Alis Lushka capek mengkerut dari tadi berpikir secara serius dan profesional. Kembali ke rekan moderator aja deh.
Have a great day, Jeungs. Happy Sunday.
@Lushka, SepociKopi,2009









Emberr
setuju bgt jeung lush
kagak kuat mah cabut aja
daripada cepet tuwir
beuhh rugii
beuh, serius amat niy topik wkwkwkwk, cocok bwt bos gw yg rese. thx for tice tips
TOP.. ak yang ke 8 tuh, resign ke dept lain wlopun ttp di perush yg sm.. untungnya HRD ku ok poenya
..buabayy bos vampir wkwkwkwk
Makasih buat tipsnya, bisa langsung dipraktekin ni. Setuju buat kedelapan point, terutama #5. Mendingan menghindar daripada nanti repot
hi.. sist. luskha kapan2 if u don’t mind balik tipsnya. aku usul 1lg tipsnya ?”jgn mau jd bawahan berusahalah jd bos” asyikkan… siapa tau no.8 ggl. ”pindah ketemu lg jns yg sama” thanks for tipsnya.
semenjak aku punya SIM dan motor hal yang paling aku hindari… bukanlah bengkel melainkan….. POLISI……
Gw Boss yg baik.
kebetulan jalan2 nemu blog ini, kebetulan juga gw lg bete sama boss yang sok ngatur padahal ada udang di balik batu nya (curhat mode on:)
“kalau mau besar bekerjalah ditempat dan atasan yang membesarkan”,,,, nice post,,, luv jenglush always
Baru nemu art.ini. Heee.. qta ga bisa milih sapa yg jd bos qta. Gw respek ma bos gw dgn sgala kekurangannya. Bos itu lbh punya berbagai sudut visi yg karyw ga punya. Jdi klo qta mrasa ga sreg ma kebijakannya coba u/ mnempatkan diri andai ada di posisinya.
Bosku sakit jiwa… Dia hobi menghina karyawan. Dan parahnya lagi dia sentimen pribadi ama aku. Jadi dia berusaha keras aku resign karena ga tahan dengan perlakuannya. Aku masih bingung mesti stay ato pergi.
@nanda, kalo bisa di bawa ke HRD, mendingan di obrolin dulu. Tapi kalo emang udah ga bisa, mendingan capcus, daripada lo makan hati, stress, cepet tua. Rejeki kan udah ada yang ngatur, dear. Plan what you do, do your plan =)
Good luck.
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments