Obrolan Cewek: 8 Tips Berhenti Jadi Procrastinator
Oleh: Lushka
Sering kena semprot karena atasan karena report yang belum selesai juga? Langganan telat masuk kerja di kantor? Sering kena tegur teman karena lagi-lagi membatalkan janji? Atau sering terancam putus hubungan dengan nyamuk eh pacar karena pacar kamu ilfil, kamu sering molor dari jam janji nge-date?
Di mana letak kesalahannya? Padahal kamu tidak lupa, kamu tahu dan menyadari tanggung jawabmu, dan kamu akan mengerjakannya, hanya… lama, atau… nanti saja.
Hmmmm…. Jeungs, mungkin kamu seorang Procrastinator, kamu memiliki kebiasaan menunda-nunda kewajiban kamu dengan berbagai alasan, yang seringnya tidak masuk akal. Ck gawat, kalau tidak segera ditangani dan diubah, Lushka khawatir akan berdampak buruk untuk masa depan kamu.
Yuk kita ulik bareng, tips buat berubah jadi orang yang taat, konsisten, berkomitmen….
1. Kenali masalahmu kenapa kamu menunda tugasmu. Masa ngupil lebih penting daripada mengerjakan tugas yang deadline-nya hari ini? Sudah gitu habis ngupil, kamu ngantuk dan memutuskan tidur, ckckck… tamat sudah. Coba Jeung, catat alasan kenapa kamu menunda dan lihat betapa tak masuk akalnya. Wooooi! Malah bengong. Sekarang!
2. I know who I am. Kamu harus belajar mengidentifikasikan tujuanmu, apa kelebihan dan kekuranganmu, nilai-nilai yang kamu pegang dan apa yang menjadi prioritas di hidupmu.Ingat ya, jangan bilang kelebihanmu adalah berat badan dan kekuranganmu adalah tak punya kelebihan. Hehehe. Ayo serius ah.
3. Bandingkan. Sekarang kamu lihat lagi list kamu di nomor dua? Wah, ada komitmen? Konsisten? Iya kamu memang konsisten, tapi konsisten terlambat gara-gara konsisten mengamati semut yang tampaknya memiliki kepribadian ganda. Lihat betapa tidak masuk akalnya alasanmu.
4. Disiplin. Lushka yakin, semua procrastinator punya agenda, yang sesekali entah kapan diisi, tapi memang jarang ditepati. Nah, kalau buku agenda sudah tidak membantu, Lushka sarankan cari pacar yang tegas, galak, dan disiplin untuk menolongmu berubah. Coba cari pacar dari anggota militer. Pasti mereka bisa menolongmu.
5. Split. Lihat kembali tugas kamu. Buset, lima tugas mata kuliah? Semuanya paper?! Eits… eitss… mau ke mana? Hayo cepat balik kemari! Lihat, kapan deadline-nya? Masih 2 bulan lagi kan ? Yang berarti 2 x 30 x 3 jam belajar/hari : 180 jam. Kamu punya banyak waktu, Jeungs, ayo mulai kerjakan, satu-satu saja, pokoknya kamu harus punya time line yang jelas. Dan jangan dilanggar! Eh iya, belajar itu juga bukan tiga jam nonstop, tapi kamu bisa bagi sendiri kapan waktunya, ayo konsisten! Jangan beralasan kapan dong waktu buat ngopi, karena Starbucks tidak akan bangkrut kalau kamu tidak datang hari ini.
6. Motivasi. Minta pacar atau teman buat mendukungmu berubah Ciptakan reward dan punishment yang kamu sepakati dengan mereka. Misalnya, setiap kamu gagal menyelesaikan tugasmu pada waktunya, kamu bersedia di jepit kukunya pakai kursi, dibotakin separo, diculek pake jari tengah. Haiya. Kok jadi BDSM?
7. Realistis. Jangan muluk-muluk menciptakan goal. Jeungs, masa kamu ingin mulai dan menyelesaikan menulis buku dalam satu hari? Mending kamu konsiten, mengupil tidak lebih dari dua menit dari yang biasanya satu jam, ya ampun itu lubang hidung udah seperti gorong-gorong.
8. Ganti suasana. Modifikasi agar lingkungan sekitarmu biar lebih mendukungmu untuk bekerja atau belajar. Singkirkan yang berisik seperti pacar bawel yang ngomel melulu. Matikan televisi, nanti kamu malah asyik menonton gosip. Ganti lampu… ini kamar apa gua? Pantes, jadi males-malesan, lah redup dan nyaris gelap gulita begini, mana bisa kamu membaca, kecuali kamu adalah si Buta dari gua hantu. Siapkan peralatannya, Jangan sampai kamu malah buang waktu untuk mengambil kertas di Timbuktu , cari hapusan di kolong tempat tidur, minta isi tinta ke teman di kompleks sebelah. Haiya… kapan mulainyaaa? Dan ingat , tempat belajar kamu bukan tempat tidur! Itu tempat “belajar” yang lain. Hihihihi.
Well. Semoga berhasil Jeungs. Eh, you know what, I am a procrastinator. And I am working on it. Masih suka failed sih, tapi Lushka tidak mau kebiasaan menunda ini merusak masa depan. Jadi Lushka juga harus berubah! Duuuh, berasa lagi ikut perkumpulan Procrastinator Anonymous. Hehehe.
Mari berubaaaah. Have a nice week, Jeungs.
Happy Sunday!
@Lushka, SepociKopi, 2009









Jadi theme central nya NGUPIL ya sis? Wqwqwq…
But its really a nice tips tho…. Thanks sis..
Hi Lushka, sama, aku jg procrastinator, dah gitu hoarder pula (gemar menimbun barang2 ga jelas), gawat bgt deh!! Yuk, kita sama2 berjuang demi masa dpn yg lebih baik. Ganbatte!! ^^
Emang kudu d’BDSM’in atuh neng yg model kaya’ gini, dkejemin biar jd taat & brsahaja hihihii..
*Haduh Lushka..aku gemes sama kamu jd pengen nyubit pi2 kmu..mmmbbb, selera humor kamu cerdas..aku suka’ padamu.
Hikss jeungss
)
Tulisanmu mengalihkan sukmaku(hallllahhhh
Terima ksih pencerahannya dikemudian hari waktu mengupil dan memperhatikan jerawat semut akan dipersingkat !
I’m a procrastinator too,tapi untungnya sekarang aku punya parter yg walopun maniz tapi jadi galak bangetz ngalahin hansip yg lg ngejar maling kalo aku lelet plus ngaret.
So… karena serem sama muka juteknya jadi sekarang sedikit2 aku udah mulai mengurangi kadar keleletanku.
(To chayank: jgn sering marah2 y)
baru tau arti procrastinator
Aq suka tulisanmu ini lush…
Top deh tipsnya..
nice tipz,
as always..
but,
i dont know what BDSM actually meanz..
hehehe
anyone could help?
;D
gimana lush dengan toleransi terhadap kesalahan-kesalahan yang kerap kita lakukan? Kerapkali kita mencari-cari alasan kesalahan yang kita lakukan bukan mencari cara bagaimana sebaiknya supaya tidak terulang lagi.
@ dee darlin, check this http://id.wikipedia.org/wiki/BDSM =)
@tiek, makanya kita musti nyadar dulu – apa perlunya kita berubah. Kalau masih ngerasa belum perlu…ya susah bok. Kembali ke kepentingan kita sendiri kok.
@Yue, Shun – kita anggota PA yaaa? Procrastisnator Anonymous. hehehe. Keep update yaaa
@sam, mozz, zi, libs, thank youuu =)
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments