Home » Obrolan Cewek

Obrolan Cewek: 8 Tips Berhenti Jadi Procrastinator

6 September 2009 176 views 10 Comments

pociOleh: Lushka

Sering kena semprot karena atasan karena report yang belum selesai juga? Langganan telat masuk kerja di kantor? Sering kena tegur teman karena lagi-lagi membatalkan janji? Atau sering terancam putus hubungan dengan nyamuk eh pacar karena pacar kamu ilfil, kamu sering molor dari jam janji nge-date?

Di mana letak kesalahannya? Padahal kamu tidak lupa, kamu tahu dan menyadari tanggung jawabmu, dan kamu akan mengerjakannya, hanya… lama, atau… nanti saja.

Hmmmm…. Jeungs, mungkin kamu seorang Procrastinator, kamu memiliki kebiasaan menunda-nunda kewajiban kamu dengan berbagai alasan, yang seringnya tidak masuk akal. Ck gawat, kalau tidak segera ditangani dan diubah, Lushka khawatir akan berdampak buruk untuk masa depan kamu.

Yuk kita ulik bareng, tips buat berubah jadi orang yang taat, konsisten, berkomitmen….

1. Kenali masalahmu kenapa kamu menunda tugasmu. Masa ngupil lebih penting daripada mengerjakan tugas yang deadline-nya hari ini? Sudah gitu habis ngupil, kamu ngantuk dan memutuskan tidur, ckckck… tamat sudah. Coba Jeung, catat alasan kenapa kamu menunda dan lihat betapa tak masuk akalnya. Wooooi! Malah bengong. Sekarang!

2. I know who I am. Kamu harus belajar mengidentifikasikan tujuanmu, apa kelebihan dan kekuranganmu, nilai-nilai yang kamu pegang dan apa yang menjadi prioritas di hidupmu.Ingat ya, jangan bilang kelebihanmu adalah berat badan dan kekuranganmu adalah tak punya kelebihan. Hehehe. Ayo serius ah.

3. Bandingkan. Sekarang kamu lihat lagi list kamu di nomor dua? Wah, ada komitmen? Konsisten? Iya kamu memang konsisten, tapi konsisten terlambat gara-gara konsisten mengamati semut yang tampaknya memiliki kepribadian ganda. Lihat betapa tidak masuk akalnya alasanmu.

4. Disiplin. Lushka yakin, semua procrastinator punya agenda, yang sesekali entah kapan diisi, tapi memang jarang ditepati. Nah, kalau buku agenda sudah tidak membantu, Lushka sarankan cari pacar yang tegas, galak, dan disiplin untuk menolongmu berubah. Coba cari pacar dari anggota militer. Pasti mereka bisa menolongmu.

5. Split. Lihat kembali tugas kamu. Buset, lima tugas mata kuliah? Semuanya paper?! Eits… eitss… mau ke mana? Hayo cepat balik kemari! Lihat, kapan deadline-nya? Masih 2 bulan lagi kan ? Yang berarti 2 x 30 x 3 jam belajar/hari : 180 jam. Kamu punya banyak waktu, Jeungs, ayo mulai kerjakan, satu-satu saja, pokoknya kamu harus punya time line yang jelas. Dan jangan dilanggar! Eh iya, belajar itu juga bukan tiga jam nonstop, tapi kamu bisa bagi sendiri kapan waktunya, ayo konsisten! Jangan beralasan kapan dong waktu buat ngopi, karena Starbucks tidak akan bangkrut kalau kamu tidak datang hari ini.

6. Motivasi. Minta pacar atau teman buat mendukungmu berubah Ciptakan reward dan punishment yang kamu sepakati dengan mereka. Misalnya, setiap kamu gagal menyelesaikan tugasmu pada waktunya, kamu bersedia di jepit kukunya pakai kursi, dibotakin separo, diculek pake jari tengah. Haiya. Kok jadi BDSM?

7. Realistis. Jangan muluk-muluk menciptakan goal. Jeungs, masa kamu ingin mulai dan menyelesaikan menulis buku dalam satu hari? Mending kamu konsiten, mengupil tidak lebih dari dua menit dari yang biasanya satu  jam, ya ampun itu lubang hidung udah seperti gorong-gorong.

8. Ganti suasana. Modifikasi agar lingkungan sekitarmu biar lebih mendukungmu untuk bekerja atau belajar. Singkirkan yang berisik seperti pacar bawel yang ngomel melulu. Matikan televisi, nanti kamu malah asyik menonton gosip. Ganti lampu… ini kamar apa gua? Pantes, jadi males-malesan, lah redup dan nyaris gelap gulita begini, mana bisa kamu membaca, kecuali kamu adalah si Buta dari gua hantu. Siapkan peralatannya, Jangan sampai kamu malah buang waktu untuk mengambil kertas di Timbuktu , cari hapusan di kolong tempat tidur, minta isi tinta ke teman di kompleks sebelah. Haiya… kapan mulainyaaa? Dan ingat , tempat belajar kamu bukan tempat tidur! Itu tempat “belajar” yang lain. Hihihihi.

Well. Semoga berhasil Jeungs. Eh, you know what, I am a procrastinator. And I am working on it. Masih suka failed sih, tapi Lushka tidak mau kebiasaan menunda ini merusak masa depan. Jadi Lushka juga harus berubah! Duuuh, berasa lagi ikut perkumpulan Procrastinator Anonymous. Hehehe.

Mari berubaaaah. Have a nice week, Jeungs.

Happy Sunday!

@Lushka, SepociKopi, 2009

10 Comments »

  • Sam_moel said:

    Jadi theme central nya NGUPIL ya sis? Wqwqwq…
    But its really a nice tips tho…. Thanks sis..

  • Yue said:

    Hi Lushka, sama, aku jg procrastinator, dah gitu hoarder pula (gemar menimbun barang2 ga jelas), gawat bgt deh!! Yuk, kita sama2 berjuang demi masa dpn yg lebih baik. Ganbatte!! ^^

  • mozz said:

    Emang kudu d’BDSM’in atuh neng yg model kaya’ gini, dkejemin biar jd taat & brsahaja hihihii..
    *Haduh Lushka..aku gemes sama kamu jd pengen nyubit pi2 kmu..mmmbbb, selera humor kamu cerdas..aku suka’ padamu.

  • libraries said:

    Hikss jeungss
    Tulisanmu mengalihkan sukmaku(hallllahhhh :D )
    Terima ksih pencerahannya dikemudian hari waktu mengupil dan memperhatikan jerawat semut akan dipersingkat !

  • Shun said:

    I’m a procrastinator too,tapi untungnya sekarang aku punya parter yg walopun maniz tapi jadi galak bangetz ngalahin hansip yg lg ngejar maling kalo aku lelet plus ngaret.
    So… karena serem sama muka juteknya jadi sekarang sedikit2 aku udah mulai mengurangi kadar keleletanku.

    (To chayank: jgn sering marah2 y)

  • Zi said:

    baru tau arti procrastinator :D

  • Dede said:

    Aq suka tulisanmu ini lush…
    Top deh tipsnya..

  • dee said:

    nice tipz,
    as always..

    but,
    i dont know what BDSM actually meanz..
    hehehe
    anyone could help?
    ;D

  • tiek said:

    gimana lush dengan toleransi terhadap kesalahan-kesalahan yang kerap kita lakukan? Kerapkali kita mencari-cari alasan kesalahan yang kita lakukan bukan mencari cara bagaimana sebaiknya supaya tidak terulang lagi.

  • Lushka said:

    @ dee darlin, check this http://id.wikipedia.org/wiki/BDSM =)

    @tiek, makanya kita musti nyadar dulu – apa perlunya kita berubah. Kalau masih ngerasa belum perlu…ya susah bok. Kembali ke kepentingan kita sendiri kok.

    @Yue, Shun – kita anggota PA yaaa? Procrastisnator Anonymous. hehehe. Keep update yaaa

    @sam, mozz, zi, libs, thank youuu =)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.