Home » S.O.S!

S.O.S!: Susah Tersenyum

1 August 2009 116 views 12 Comments

big-cheesy-grinSelamat datang di Klinik S.O.S!, klinik yang memecahkan seribu satu masalah lesbian bermasalah. Kami menawarkan solusi, bukan subsidi. Jangan ragu menghubungi kami sebab kami senang membantu aneka problematikamu. S.O.S! Pertolongan Pertama Pada Kegilaan.

Yang lagi buka praktek: De Ni

Mbah dukun yang rada-rada,
Saya punya masalah yang harus diselesaikan segera. Begini, saya sering dituduh jutek dan sombong. Sumpah, Mbah, biar geledek disambar geludug, sebenarnya saya sangat ramah. Namun entah kenapa, kalau ketemu cewek yang saya taksir, saya malah jadi pendiam dan susah tersenyum. Spontan deh, semua cewek-cewek menjadi ilfil sama saya. Pasti mereka menganggap saya mirip pembantu jutek yang kehilangan baskom. Bagaimana dong, Mbah, caranya agar saya bisa tersenyum dan beramah tamah kalau ketemu cewek yang saya taksir? Mohon bantuan!

Salam Cubit,
Tiwi

Jawaban:

Tiwi yang menggemaskan,
Waduh gawat, gawat sekali deh! Dalam penerawangan Mbah melalui pantat panci, Mbah menemukan dua hal, yaitu hal buruk dan hal baik. Hal buruknya, Mbah melihat bahwa penyakit kamu ini berbahaya. Secara medis, kamu terkena Hepatitis C atau sering disebut penyakit kuning. Nah, hal baiknya adalah penyakit kuning kamu baru stadium satu, yaitu baru menyerang bagian gigi kamu saja. Makanya kamu malas tersenyum, kan? Karena gigi kamu kuning, kan? Rajin gosok gigi dong kayak Mbah yang menyikat gigi setiap hari. Maksudnya, setiap hari Kamis dan Minggu doang. Namun kamu harus waspada karena ternyata warna gigi dapat membawa aura buruk bagi kepercayaan diri kamu. Mbah sudah pastikan bahwa penyebab utama yang membuat gigi kamu berwarna kuning adalah Setan Jigong-gong Guk-guk.

Di sini Mbah perlu tekankan bahwa ternyata warna kuning tersebut tidak bisa hilang dengan cara apa pun, baik disikat pakai sikat kawat atau digosok menggunakan karbol. Sebab warna gigi ini ternyata adalah penyakit genetis dari leluhur kamu yang terkena kutukan Mbah Blekok. Leluhur kamu pasti pernah menghina gigi Mbah Blekok yang kebetulan berwarna pelangi. Mungkin Mbah Blekok adalah aktivis kaum LGBT sampai-sampai giginya dicat warna pelangi.

Jadi, kamu jangan menyerah begitu saja. Gigi boleh berwarna kuning tapi darah harus tetap merah, tulang harus tetap putih, rambut harus tetap hitam, dan hidung harus tetap gede. Semangat mengejar cewek-cewek tidak boleh padam. Maju tak gentar, membela yang benar. Garuda Pancasila, akulah pendukungmu. Kamu harus mengubah sikap dengan memancarkan aura positif yang keluar dari dalam diri kamu. Nah, bagaimana caranya?

Mbah sarankan kamu memakai susuk. Betul, susuk! Susuk bermanfaat untuk memancarkan kecantikan dalam diri kamu yang tak bisa terlihat oleh siapa pun. Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka Mbah sarankan kamu memakai Susuk Pensil. Selain arti Susuk Pensil adalah Pede dan Berhasil, susuk ini sebenarnya memiliki ukuran sebesar pensil yaitu sepanjang 20 sentimeter. Susuk ini juga terbuat dari emas karat 24. Ingat loh ya, karat 24 bukan 24 karat, maksudnya sudah jelas, bukan kadar kemurnian emasnya yang 24 karat, tapi emasnya sudah karatan selama 24 tahun.

Cara menggunakan susuk ini adalah dengan memasukan Susuk Pensil ini ke dalam tubuh kamu. Lewat mana? Biar lebih sakti harus dimasuki ke tubuh kamu melalui lubang hidung. Percaya deh, setelah menggunakan susuk ini, cewek-cewek nggak bakal ilfil lagi sama kamu. Perasaaan ilfil akan berganti menjadi kasihan dan ngenes melihat perjuangan kamu yang luar biasa nekad.

Efek samping dari susuk ini adalah kamu akan kesulitan bernapas untuk beberapa saat. Yah, paling beberapa menit. Ada juga yang nggak bisa bernapas beberapa jam. Semua pasien Mbah yang pakai Susuk Pensil nggak bisa bernapas selama beberapa hari. Nggak apa-apa, kan? Yang penting cewek-cewek nggak ilfil sama kamu, kan?

Wah, beneran nih, kamu langsung minta dipasangi susuknya?! Mestinya pikirkan dulu, dong, misalnya buat surat wasiat, hubungi pengacara, atau minimal bikin asuransi jiwa dulu. Waduh, kamu itu! Kenapa kamu mengap-mengap kayak ikan julung-julung? Suasana sudah nggak kondusif tampaknya. Kok kamu ngeliatin Mbah sambil melotot? Wah, firasat buruk, nih. Maaf ya, Mbah permisi dulu. Ehm anu… sebenarnya Mbah dipanggil guru Mbah yang namanya Ki Benen, kayaknya ada tugas nge-rebonding rambut singa. Permisi…

Salam hangat,
Tim S.O.S!

Kami senang membantu permasalahanmu. Kirimkan pertanyaan seputar kisah cinta atau problem kehidupanmu ke redaksi@sepocikopi.com

12 Comments »

  • Sinyo said:

    koq, tau ikan julung-julung??? mbah suka ngintipin cece mandi di sungai, yakkk??? :mrgreen:

  • angel said:

    uaha ha ha ha,,, gokil abiz saran si mbah dukun, mau dunk diramal pake pantatnya panci

  • Lune said:

    hwaakkakakakkakakakakka………………gila nih mbahnya

  • LigX said:

    wkwkwkwkwkwk
    don’t try this at home :D

  • chiaki said:

    Haha, nah lho.. diapain itu pasiennya????? hehehehe
    Klo ga di tepe-tepe, disembur, malpraktek dah tuh… haha :)
    permios dlu ah, mw tepuk2 perut ala mbah Deni ni.. hee

  • Sam_moel said:

    Haxhaxhaxhax…….jgn d susuk dunk tar moat tuh pasien eh itu d tusuk y…tp kyna mang dah ‘ga ada’ tuh pasien,scara dah megap2 gt. Mnding mbah De ni nya za yg d susuk biar agak waras dkt…hehehe..

  • Dede said:

    Deni…gokil juga ya…wakakakakak
    TOP BGT!!!

  • gy said:

    ka de Ni,,, keren,,
    satu pesannya, jangan pernah mencoba untuk sedikit lebih waras.. hha

  • aza said:

    hahahaha.aku ngakak sendiri .mbah dulu kuliah di gunung mana ya ? ada faklutas cabulnya ga ?

  • lifeishappi said:

    orang gila! kagak BENER ajahh…dodol MBANGET yak! wkakakakaakak….

  • Juno Bis said:

    Aku ketawa ngakak baca artikel ini. Lucu banget!

  • dee_paow said:

    huakakkakak,,
    sumpah!!
    konyol abiiisshhh,,
    tapi seru bangeeetttzzz!!

    hahhaha
    lanjutkand perjuangand muwh, mbah!!
    i guess we need freshment like this,
    really help to fresh ur mind up..
    n later,
    be crazier than before..
    hohoohoho

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.