Ucapan Terima Kasih
Sehubungan dengan peluncuran novel Club Camilan, maka para penulis di www.camilansepocikopi.blogspot.com ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya seluruh sahabat dan keluarga yang memberikan perhatian, dukungan, bantuan, dan arahan selama penulisan Camilan season pertama.
Donna mengucapkan terima kasih kepada:
1. Allah SWT yang memberikan rahmat tak putus dan berkesudahan kepada saya. Fa inna ma’al usri yusraa, inna ma’al usri yusra. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
2. Almarhum ibu tercinta. I love you so much, Mom.
3. Tim redaksi SepociKopi yang membuat mimpi dan kegembiraan seorang lesbian nobody seperti saya menjadi kenyataan. Khususnya kepada Alex/Lakhsmi yang dengan tongkat ajaibnya membuat saya menjadi setengah gila. Tahun ini saya yakin saya bakalan gila beneran (*grin*)
4. Para pembaca setia, komen-komennya yang menggugah ketekunan menjadi nggak terbayangkan, seperti bensin yang sanggup bikin gedung pencakar langit kebakaran. Terus baca ya, jangan berhenti memberikan semangat kepada sesama kaum minoritas.
5. Perempuan-perempuan yang hadir dalam hidup saya, yang membuat saya menjadi lebih baik dalam segalanya.
6. Perempuan berhati malaikat. Kamu tahu siapa yang saya maksud.
Bee mengucapkan terima kasih kepada:
Terima kasih kepada para editor di SepociKopi yang memberi kesempatan padaku untuk menulis. Deadline yang mengerikan dan kadang-kadang bikin aku malas malah sekarang jadi adrenalinku untuk terus menulis. Terima kasih kepada Alex dan Lakhsmi yang memaksaku mendorong diri mencapai potensi diriku.
Untuk semua pembaca, aku tak pernah menyangka tulisanku dibaca oleh orang banyak. Terima kasih sudah mau meluangkan waktu untuk mampir ke blog dan bahkan membeli novel ini.
Untuk Mam dan Pap dan saudara-saudaraku, yang menurutku kalian adalah keluarga terbaik yang bisa kumiliki.
Nies mengucapkan terima kasih kepada:
Saya mengucapkan syukur kepada Bapa di Surga yang selalu setia memberikan cinta dan kasihNya yang tercurah padaku selalu. “Segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberikan kekuatan padaku” (Filipi 4:13)
Saya berterimakasih pada Alex dan Lakhsmi, redaksi dan editor Camilan Sepocikopi. Mereka berdua tidak saja memiliki konsistensi yang luar biasa dalam menghidupkan budaya menulis di komunitas lesbian, tetapi juga memiliki energi yang melebihi baterai alkaline
. Mereka berdua gigih “mencambuk” saya untuk bangkit dan meyakinkan bahwa saya mampu menuliskan segala rasa pahit dan legitnya cinta. Walaupun adakalanya hal ini membuat saya menggerutu sepanjang malam karena mimpi buruk bernama deadline.
Saya berhutang pada seluruh pembaca Camilan Sepocikopi, kalian mungkin tidak menyadari nilai sebaris komentar, tapi buat manusia limbung yang selalu bingung mengambil keputusan harganya sama seperti udara bagi api yang membuatnya terus menyala.
Terakhir, untuk perempuan-perempuan yang hidup dalam kepala saya, terima kasih.
@SepociKopi, 2009









selamat ya..
Sukses buat donna, bee dan nies..semangat kalian perlu dicontoh.. Dan salut jg buat lakhsmi , alex yg trus support utk kemajuan kita smua..sukses sepocikopi..
congrats again n again for all
Yeei, semangat ayo tetep semangat… yang baca juga gak kalah gembiranya camilan diterbitin jd buku.. yiha!
semoga setelah ini akanada buku baru lagi yg terbit dari komunitas penulis dan pembaca sepocikopi…selamat buat kalian bertiga…bravoooo!!!!
Selamat buat para pembeli novel ini, krn semakin menjadikan mereka kaya … kikikik
Bravo! Camilan SepociKopi jilid 2 segera menyusulkah?
kerenn.
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments