Oleh: Alex
Beberapa waktu lalu saya melihat iklan di milis dan forum bahwa sebuah media televisi sedang mencari lesbian dan eks-lesbian untuk diwawancara di televisi. Saya bengong lima detik lebih lama dari yang seharusnya. Muke gile, pikir saya. Maksudnya eks-lesbian itu apa, seperti barang-barang eks-china atau eks-napi atau eks-krim?
Kemudian saya berpikir apa benar ada istilah eks atau mantan lesbian? Well, hmm, mari kita definisikan istilah ini.
Eks atau mantan atau bekas ini artinya adalah seseorang yang “dulunya pernah” atau “pernah mengalami”. Jadi secara tata bahasa dan artinya, sekarang orang itu tidak lagi jadi lesbian. Mungkin saja perempuan itu (yang mantan lesbian) memutuskan untuk hidup sebagai non-lesbian dengan satu dan dua cara lain. Mungkin saja si perempuan – yang mantan lesbian ini – ah biar mudah sebut aja dia PML (Perempuan Mantan Lesbian) sedang dekat, jatuh cinta, bahkan menikah dengan laki-laki dan hidup berbahagia selama-lamanya di dunia heteroseksual.
Wait, hold your tongue. Pasti ada yang gatal pengin sinis berkata, “Emang bisa?”
Tentu saja bisa. Ini semua masuk di akal sehat. Karena banyak sekali alasan kenapa orang tidak lagi menjalankan hidup sebagai lesbian. Bisa jadi dia muak sama kehidupan lesbian ini lalu berkata, “That’s it. I quit!”. Bisa jadi dia tidak tahan dirundung rasa bersalah dan dikejar dosa. Atau malah, si PML ini benar-benar jatuh sayang pada seorang lelaki.
Nah, untuk benar-benar kepengin jadi eks lesbian, sudah pasti para lesbian perlu niat tegar dan teguh. Yuk, mari, sini, saya kasih tipsnya untuk mengubah status seorang lesbian untuk bisa menjadi eks.
Saya teringat sahabat saya yang kepingin berhenti merokok. Segala cara sudah dilakukannya untuk bisa berhenti merokok. Mulai dari menyembunyikan rokoknya sendiri, mengunyah permen karet, hingga menggunakan nikotin patch. Semuanya sudah dicoba, tapi tak berhasil. Hingga suatu hari, di Starbucks dia melempar kotak rokoknya dan berkata tegas, “Muak gue, nggak mau ngerokok lagi!” Dan sejak hari itu, dia tidak pernah menyentuh rokok.
Buat PML yang mengaku muak dengan kehidupan lesbian boleh juga mencontoh cara ini. Kalau memang mengaku muak, ingin berhenti, dan berniat “insaf” menjadi lesbian, silakan tinggalkan semua hal yang berbau lesbian dan bergelung nyaman dalam dunia “non-lesbian”. Jangan dengar, jangan sentuh, jangan intip lagi! Jauhkan diri dengan dunia lesbian seperti orang yang mau berhenti merokok. Intinya, berhenti total.
Ah, kejam banget sih? Masa berteman saja dengan sesama lesbian nggak boleh? Nggak boleh. Sama sekali tidak. No, no, no way. Memaparkan diri di lingkungan yang ingin kaujauhi adalah jenis tindakan penyiksaan diri yang konyol. Berhenti adalah berhenti, jangan setengah-setengah. Ibaratnya seseorang yang mau berhenti jadi perokok atau ngeganja tapi malah memutuskan untuk jadi perokok pasif atau mencicipi ganja sedikit-sedikit. Hei, mendingan sekalian balik ngerokok dan ngeganja aja deh. Buat apa? Ujung-ujungnya kena kanker atau masuk penjara juga. Lebih baik dapat kenikmatannya sekalian.
Tidak ada pilihan lagi. Jangan coba-coba meng-google kata kunci “lesbian” atau “sepocikopi”. Tindakan itu seperti membuka jendela menuju tempat yang ingin dijauhi. Cara-cara “penyiksaan” diri semacam itu malah membuat seseorang bakal lebih menderita. Jadi kalau ada PML yang membaca tulisan ini, hei, segera tutup jendelamu, jangan masuk lagi, karena kamu telah terpapar virus mematikan seperti si monster dalam film Monster Inc yang terkontaminasi si Boo.
PML jenis berikut adalah jenis yang paling menarik. Mungkinkah seorang lesbian jatuh cinta pada lelaki? Well, duh, kalau sudah jatuh cinta pada lelaki artinya dia bukan lesbian lagi dong? Ya iya sih, makanya dia disebut PML. Tapi pertanyaanya, mungkin nggak itu terjadi? Tentu saja mungkin. Darah itu merah, Kapten! Bumi itu bulat. Dan Pluto tidak lagi jadi planet. Intinya, segalanya bisa terjadi di dunia ini.
Bayangkan suatu hari kamu sedang menikmati dunia lesbianmu yang indah dengan bunga-bunga di taman dan burung-burung bermekaran, eh, burung-burung beterbangan, lalu di ujung sana ada seorang lelaki berjalan ke arahmu. Lalu… BAM! Kamu disambar panah cupid. Nah lo! Gila banget! Mati deh! Nggak, nggak mati, kamu pasti bakal kebingungan karena secara kamu lesbian gitu lho, kok bisa-bisanya sih jatuh cinta sama lelaki? Tenang saja, jatuh cinta dengan lelaki bukan akhir dunia kok.
Kalau seorang perempuan yang konon “hetero” bisa jatuh cinta pada perempuan, kenapa kita mesti bingung kalau ada “lesbian” yang jatuh cinta pada lelaki? Kalau kita bisa memberi support pada hetero yang jadi lesbian dan menerimanya dengan tangan terbuka serta berharap manusia-manusia hetero di seberang sana bisa memberi support juga, nah kini saatnya bagi lesbian untuk melakukan hal yang sama. Sudah cukup mengejutkan bagi lesbian yang jatuh cinta pada lelaki, jadi jangan dibuat kacau lagi dengan rasa bersalah bahwa mencintai lelaki adalah SALAH dan DOSA bagi lesbian.
Mungkin menyakitkan bagi teman-teman lesbian untuk merelakan si “teman lesbian” nya ini menjadi “eks lesbian”. Coba, siapa yang nggak rela, tunjuk tangan! Saya pernah lihat seseorang yang berniat menjadi eks dan teman-temannya menangis memelas penuh haru saat melepaskan dirinya sambil ditingkahi embel-embel “kita tetap temanan bukan?” Tidak, tidak bisa! Kalau teman-teman lesbian memang benar-benar sayang dengan teman lesbiannya yang berniat keluar, dia harus merelakannya. Kalau pernah menuntut kaum hetero untuk merelakan perempuan biasa menjadi lesbian, ya pertahankan level kerelaan itu. Ucapkan selamat jalan dan titipkan doa biar teman lesbian yang akan menjadi eks selalu berada di jalan kebahagiaan apa pun bentuk dan rupanya.
Anyway, balik ke definisi eks-lesbian di atas. Ada kabar bagus juga. Kalau barang pabrikan eks-china selamanya akan jadi eks-china, namun tidak seperti itu dengan eks-lesbian. Eks-lesbian selalu punya kemungkinan untuk balik lagi jadi lesbian kok. Karena kenapa? Darah itu merah, Kapten! Bumi itu bulat! Dan Pluto tidak lagi jadi planet!
@Alex, SepociKopi, 2009
chubby-gal
June 9th, 2009 at 11:01 am
hihihhi… kocak, tapi true…true… klo eks lesbian balik ke lesbian, artinya di bisex kli ya.. heheh.. berarti ada hetero dan eks hetero.. hehehe.. gimana cara melihatnya.. cangkir separuh isi, atau separuh kosong
kayla
June 9th, 2009 at 11:15 am
he he he … Bener Lex . Darah itu merah , bumi itu bulat. So apa sih yg gak mungkin di dunia ini .
Arinie
June 9th, 2009 at 11:20 am
eehhmm…intinya adalah…sudah bulatkah tekad anda untuk meninggalkan dunia lesbian…??gitu kan lex…beraaaattt….bangeettt….pernah menikah bukan berarti gak kan balik lagi menjadi lesbian. Meski tertancap panah cupid…tetap ada ruang yang kosong dihati. meski bergelung nyaman disisi sang tampan…tetap ada ranah yang tak terjamah olehnya…kecuali memang tutup mata, tutup telingan terhadap segal hal yang berbau lesbian…tapi darah tetap merah ya lex….:)
Jo
June 9th, 2009 at 11:26 am
Gue suka gaya lo, Lex!!!
Sam_moel
June 9th, 2009 at 11:46 am
K lex…gw koq lbh stju klo yg bs jd ex tuh bkn lesbian y? M’lainkn bi ato cm ikt2n ja alias latah. Ok mrk bs blng ‘gw ex L’ tp ykn deh tu cm kulit,isi teuteup… K lex kulonuwon gbng neh…
tiek
June 9th, 2009 at 12:45 pm
mungkin eks lesbian tu tidak lagi bisa menikmati
enaknya saling bergurau, saling curhat,
lebih-lebih ada perasaan bersalah kalo jatuh cinta ma
cowok. ..
ENJOY JA LAGI
Lushka
June 9th, 2009 at 2:47 pm
Alex keren!
millatza
June 9th, 2009 at 3:08 pm
I’m a baaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaad quitter.
Afrifera
June 9th, 2009 at 4:20 pm
Great writing! Semuanya kembali ke niat. Aku bersyukur ga pernah dikasih kesempatan untuk coming out sama siapapun dan insya Allah ga akan pernah. Let me keep this secret till I die. At least it will avoid me to have more sins. Tapi ‘kopi’nya ka alex dan ka laxmi ini susah juga untuk dihindari…
qiyutz
June 9th, 2009 at 5:23 pm
dunia ini luas..bak hati yang sedang berkelana..
ketika hati ini berlabuh pada jiwa dan pribadi yang sama..
kalbu tak bisa menyanggahnya..
inginku untuk lepas dari dunia yang tak berujung dan tak terbatas..
tapi,,kalbu ini menjerit dan mengatakan tiiiiiidaaaaakkkk..
dunia ini adalah dunia penuh cinta dan sentuhan karya cinta..
dunia ini yang merasuk dalam hati,pikiran dan jiwaku..
dunia ini adlah dunia pilihan..
Menjadi L bukan merupakan penyimpangan tapi jalan hidup yang diambil dengan segala resiko..
BC
June 9th, 2009 at 6:18 pm
Meski udah patah hati berkali-kali krn perempuan, kok ya tetep aja ngga kapok2nya…tetep aja nyariiii perempuan.
Pernah berniat & bertekad untuk meninggalkan dunia L, belum 5 menit mengucap niat, ada cewe manis lewat, udah lupa lagi sama tekad…xixixixi
AL
June 9th, 2009 at 6:31 pm
Saya baru tahu perempuan hetero bisa jatuh cinta dengan perempuan dan sebaliknya itu. Betapa abu-aunya dunia, ya..
Kalau gak salah, para TKW di hongkong itu banyak yang lesbian, menikah di Toko Bahagia, tapi pas kembali e Indonesia, mereka yaa, kembali ke kehidupan sebelumnya. Kepada pasangannya menjadi kawan saja. Apa itu juga termasuk eks lesbian?
track.ed
June 9th, 2009 at 9:20 pm
dan pluto bisa jadi planet lagi…
kim
June 9th, 2009 at 11:10 pm
gw prnh pcrn dgn cowo,bbrp x,gw syg n cinta bahkan kasmaran sm mantan2 bf gw. Sampe detik ini gw jg sgt menikmati pujian ato sanjungan dr cowo2,aplg kl cowo2′nya gagah n dewasa,tp jujur aja gw memilih cewe jd pasangan gw,krn gw merasa ada perasaan yg ‘lebih’ jika dibanding cowo.
ve
June 9th, 2009 at 11:48 pm
Mengutip kata2 seorang kawan lama, krna cinta itu cair….maka cinta selalu bisa berubah mengikuti wadah nya.
LeiL
June 10th, 2009 at 5:09 am
Tak ada yg tak mungkin y kk lex, tp aq gak ada niat untuk jd eks L dan jgn sampe deh.
I luv this world…
Rd
June 10th, 2009 at 10:24 am
woohooo.. yup.. interesting.. dan setuju..!! jadi ujung2nya ya toleransi aja sama teman2 yang mungkin berbeda dari kita
aderain
June 10th, 2009 at 11:08 am
tulisan hebat lex. aku cinta padamu!
alex
June 10th, 2009 at 11:30 am
rain, aku cinta padamu juga!
jeng_asih
June 10th, 2009 at 12:12 pm
aku juga pernah lihat ex lesbian di tayangan sebuah stasiun TV lokal. agak mengusik memang. makanya kuganti channel dan nonton komeng serta adul di wara-wiri, weh weh weh weh…uhuy!
Sky
June 10th, 2009 at 4:14 pm
Whoaa… Tadinya saya berpikir untuk terus bersama partner saya sampai dia menemukan seorang pria baik dan menikah lalu kami akan tetap jadi sahabat… Tapi kalau berdasarkan tulisan di atas, gak bisa, dong, ya…? Gak boleh…? Hmmm…rela gak ya…?
MalyIndy
June 11th, 2009 at 12:38 am
Kerennn bangettt… luv u Alex muahhhhhhh!!!
adistie_chandra
June 11th, 2009 at 5:41 am
Menurut gw sich, “ex lesbi” cm istilah kamuflase yg digunakan sm “person” for find pembenaran diri di komunitas barunya agar diterima. Scr udh pernah belok gt lho.pasti walaupun cm 5% dihati ms ada rasa “dong” kl liat ce cakep :p.makanya kan d comunity ada yg namanya “mom lesbi.” tp rancu jg si.ngaku belok tp merit trus nyimpan gf pula. Dunia emg membingungkan.dibilang BISEK ga mau.maunya BELOK, tp koq pd merit ha2..kacau2:p…
yus megan
June 11th, 2009 at 9:50 am
Thanks…Gwe udah tobat,i quit….Gwe setuju.Ga ada yg ga mungkin kalo cinta udah bicara
keyz
June 11th, 2009 at 12:40 pm
@yus megan : tobat dalam hal ap nhe?? kan kata tante alex org yg bener-bener tobat gk oleh buka-buka situs beoq
dimii
June 11th, 2009 at 3:59 pm
waaaahh..susah ya klo pengen jd eks L..
@ yus megan : selamat yaa…
eh tp tobat dalam hal apa nih? bener tuh kata Keyz..hehee
Peace
June 12th, 2009 at 2:34 pm
tobat? kyk org yg lakuin tindakan kriminal aje..tobat..he
no PML for me..girls are my life..^^
Rio
June 13th, 2009 at 5:07 pm
Segala sesuatunya itu berpulang kepada diri masing2.
tidak akan pernah ada perubahan jika kita tidak meginginkan perubahan itu. Segala sesuatu terjadi karena sesuatu alasan. Karena setiap sebab ada akibat dan setiap akibat ada sebab, entah Anda mengetahuinya atau tidak, pasti ada sesuatu sebab atau sebab-sebab khusus. Tidak ada yang kebetulan.
Nov
June 13th, 2009 at 10:35 pm
Tentukan pilihan dan trima konsekuensi atas pilihan yg sudah diambil .. life is so wonderful prens
mirza
June 18th, 2009 at 10:57 pm
aku meninggalkan semuanya demi orang tua, termasuk (kelak menikah dengan lelaki). tetapi hati ini tidak akan dapat menolak lagi pabila kelak, ada seorang gadis yang dapat membuatku jatuh cinta lagi…
_mungkin aku ini lebih pantas disebut bisex_
bibiu
June 20th, 2009 at 6:55 pm
thanx u alex…ku jadi legowo akhirnya nglepas mantanku nikah ma co yang tadinya di pakai jadi ‘cover’ hub kita.
DEnnis Butche
June 26th, 2009 at 11:53 am
Bener bgt tu
Wa tetep jadi lesbi deh
libraries
June 29th, 2009 at 2:56 pm
eks lesbian
eks hetero
what ever,,, we are in love now!!!!
Batz
September 26th, 2009 at 1:26 pm
g abis broke up ma gf g, n now she has someone else..
ama cowo.. yah susah juga klo jadi lesbian, apalagi di Indo. it’s not acceptable.. but i don’t care.. ^^
erie
September 28th, 2009 at 3:59 pm
i love you full..ladies
losemygrip
September 29th, 2009 at 6:54 pm
bener kata sam_moel. Yang bisa jadi eks lesbian pasti orang-orang yg cuma “ikutan rame” jd lesbian. Pas ga tahan ma tantangan2nya, kembali lg deh jd hetero.
LigX
October 16th, 2009 at 9:38 am
eks lesbian???
apa semua lesbian akan selamanya jadi lesbian??
atau apa semua lesbian akan menjadi eks lesbian??
berat-berat..
apa aja
October 23rd, 2009 at 12:19 pm
hm…salut
tulisannya ok
y, bener juga.klo dah mo lurus jangan jingkat2 k belokan.
tapi da juga temen gw yg jadi hetero (menurut dy)-yd dulunya les dengan alasan dikecewain berat ma ceweknya. n…dy jadi les pun juga gara2 d kecewain cowoknya…nah lo.
nanti bolak balik eks dong…
makanya jangan koridorin cinta.
adia_aja
October 29th, 2009 at 7:01 pm
eks lesb ?
eks hetero?
opo kuwi?? everythg’s can happen dear.
mnrtku gak perlu di blg “eks” apa aja deh.
itu hanya sepenggal cerita utk menjadi manusia yg lbh baik.
apapun pilihan kita…cheers.(ngopi ah!!)
Avriel
November 3rd, 2009 at 8:23 pm
gw gk bisa ninggalin hidup gw sebagai lesbi???emg ada jg kemauan ingin eks tapi aq gk bisa krn…………………………………………………ada cewek cantik lewat??he..he…dan juga gw udah terlanjur syg ama cewek? mw gimana lagi?? tapi, gw salut ama loe lex thanks ya? udh kasih saran untuk para cewek lesbi ntr gw coba selagi gw bisa MENJALANINYA????OK….TOP BANGET?
rilee
November 10th, 2009 at 5:02 pm
hahahaha artikel yg lucu.. but its true.. i’m agree with you alex…
manusia gitu lho.. mau balik jadi lesbi or not itu ga masalah.. tp yg plg penting uda perna jd lesbi ya bkl jd lesbi forever…
shasha
November 13th, 2009 at 3:12 am
sha malah aneh ..tadi na normal ..tapi 6 bulan lalu kenal ma cewe ganteng ..lah sha na jadi belok, sayang na sha na di hianati ma tuh cewe ganteng , sekarang sha na patah hati dan sha na uda ga ada hasrat agi liat cowo normal ..dah lah hidup sendiri dengan kenangan ..nasib
noy
November 18th, 2009 at 3:37 pm
lex, gw binun
jd…lesbi itu pd punya prasaan bdosa ya?
kok bisa??
:O
suzieswan
November 23rd, 2009 at 1:31 am
being lesbi atau hetero pasti diawali dgn pertimbangan yang matang, sbg teman yang bs dilakukan adl turut mendukung….
Baliza
November 28th, 2009 at 2:15 pm
Daku aga-aga merinding setelah membacanya. : (
natasya
December 1st, 2009 at 3:22 pm
kali ini kamu sok tau, Lex. aku bisa menjalani hidup dengan tenang sebagai eks lesbian dengan tetap rutin membaca “camilan sepoci kopi”
dulu aku lelah dengan perasaan berdosa. aku juga capek dengan perempuan2 yang cemburuan. sekarang aku dikelilingi oleh teman2 yang hetero. aku merasa lebih nyaman.
tweet-tweet
December 2nd, 2009 at 8:21 pm
kalo aku sih lebih condong ke status lesbian kambuhan
hehehe
blackbewhite
December 3rd, 2009 at 9:09 am
gokil bgt deh, klo dipikir emank bener jg tpi smw tgantung person tu sndiri deh…
maia
December 7th, 2009 at 1:02 am
menurut gw yang bisa balik ke hetero bukan eks lez deh…tapi biseksual…n karna gak mau di bilang bi jadi ngaku2 lez….hehhehe…seru bgt deh topiknya lex…
ya tapi biar bagaimana pun pilihan hidup org kan?…jadi terserah aja deh mo dibilang apa mereka….eks or mantan…hehehhe
natasya
December 9th, 2009 at 11:36 am
bener banget, maia… lez tidak mungkin jadi hetero… bi baru bisa balik ke hetero…
vera
January 23rd, 2010 at 2:33 pm
ga ad yg ga mgkn klo Tuhan sendiri yg mengubah hdup kalian ^^
btw sbnrnya smuanya tu dt tekat n pilihan untuk lanjut ato mengakhiri smuanya =)
sarah
January 25th, 2010 at 10:00 am
kalo gitu… gue eks hetero dunk.. ^^..
buat gue sih lesbian atau pun hetero itu pilihan masing – masing.. mau jadi eks hetero atau pun eks lesbian gak masalah.. yang penting cinta dijalani dari hati..
Auroraboy
February 1st, 2010 at 6:53 am
orientasi sex itu memilih loh…
bukan dipilih..
seseorang bakal gak bisa pilah pilih kecenderungan sexualnya..
sejauh ini, entah eks lesbian atau eks gay..
aku gak percaya
jacky
February 8th, 2010 at 8:47 pm
hidup lhoe,,,,ya hidup lhoe……..!!!!!!!! hidup gue ya hidup gue santay aja
keeny
February 10th, 2010 at 7:22 pm
kak, aku jd les 5thn, trus mutusin untuk stay single dan bertahan 2 tahun,, bnr bgt tuh, jangan sentuh dunia lez kalo mw jd ex,,,,,, and i successfully did it. stlh 2 thn, awalny cm ktmu ex, eh, mulai buka email lama, yah, setelah 6 bulan ampun, malah ada l yg bilang cinta
hiks,,, pengen bgt bilang iya tp gimana….
huahuahua jadi pengen nangis…..
tp, kak alex,,, tulisanny top bgt
pus
February 11th, 2010 at 6:46 pm
like this!
maripossa
February 11th, 2010 at 7:25 pm
betul kok jd L merasa dosa sih ? kayaknya gw lebih cenderung jd metro seksual, enggak udah membedakan ce-atau co kalo kepribadian cocok, nahhh silakan bukan ?
amortalen
March 21st, 2010 at 2:18 pm
cinta #1
gender itu #sekian
that’s what i think
rriztia
March 24th, 2010 at 3:49 pm
hmm *
bukan gtuu aku seorang lesbii dan aku merasa sudah mnjadi eks , aku mau bebas dri dunia ni adlah krna aku berpikirr hidup aku kalo di buahin oleh sesama jenis yg ada mlah buntu ga dha ujung”nya seperti kita menjalin sebuah ikatan pernikahan laki” perempuan
dan inlahh
dan sukses sya jdi LURUSS
ochi
April 21st, 2010 at 11:57 pm
bantu saya mengetahui apakah saya seorang lesbian atau tidak . karena entah kenapa saya jadi lebih sering memperhatikan cewek cantik di banding lelaki tampan pada umumnya . dan saya lebih sering memuji wanita daripada pria
min9ke
May 5th, 2010 at 10:20 pm
buad ochi — masi ’semi’ kali, chi :p
riz'q
May 6th, 2010 at 7:55 pm
w,,ttp cinta dunia w yg ky gnii,,,
plze,,dunia lesby gprnh reze ma kalian jdii jgn usik dunia lesby.
riz’q c’femme
rere
May 9th, 2010 at 6:15 pm
mantap saya sangat suka ini
hampir saja saya terjerumus ke dunia lesbi
menyukai seorang cewek buchy
tp banyak dorongan dari teman-teman dan semangat teman-teman yang di dunia maya lah yang akhirnya bisa menghentikan langkah ku
ya dari diri saya sendiri berharap hal tersebut tidak terulang kemabali tapi ya namanya dunia itu berputar hehehehe
dan saya tidak tahu apakah iya saya akan masuk ke jurang itu lagi ya what ever lah
karena *Kita ketahui klo manusia itu diciptakan tidak perfect *keseluruhan dan tidak pernah ada kesamaan persis, jadi ada yg bersifat kelaki-lakian, keperempuanan, menyukai sesama jenis dan lainnya. Kan sama saja dengan kamu suka pedas, dia suka manis, cewek kamu suka yang asem dan lainnya.
makasih buat topic **like this**
dev
May 10th, 2010 at 4:02 pm
Dan saya sudah pernah merasakan bagaimana ditinggal gf saya karena dia ingin penya pacar cowok!
Benar-benar amat sangat menyakitkan..
huuuhhh,,
zeel
May 10th, 2010 at 7:49 pm
gw hetero….
tp skrg lg jatuh cinta dan pacaran ma cwe hetero jg…
dy dh pux cwo…….tp dgn gw dye bsa dpetin yg g bsa dberikan ma cwo.a………..gw dh 9 bln jadian ma dye…….wlpn brantem muluw tp gw bahagia ma dye……..love u ay……..
tp someday gw ma cwe gw msti balik kedunia qt masing2…..ngbayanginnya ja gw dh skit……..
tp i2 dh resiko…………berani mencinta msti brani skit……
gw g tau,,apakah gw dn cwe gw bsa dsbut lesbian pa g…….
bronx
June 25th, 2010 at 1:11 am
postingan ini sudah ada sejak 2009, dan saya baru tahu kalo pluto itu bukan planet lagi ckckck.. *ketinggalan berita*
Para lesbian selalu bilang kalau cinta tidak mengenal gender… Kenapa kita jatuh cinta pada sesama jenis.. jawabannya simple.. karena cinta gak kenal gender..
saya rasa sama aja kali yah dengan mereka yang menyebut dirinya atau bahkan disebut “eks lesbian”. Saat mereka memutuskan untuk mencintai laki2, masyarakat bertepuk tangan gembira karena akhirnya yang belok jadi lurus…
tapi inti komen saya adalah:
1. saya gak tau pluto udah gak jadi planet;
2. cinta gak kenal gender girls;
3. Saya suka tulisan kamu, alex.
Salam kenal…
chemutz
June 30th, 2010 at 8:28 am
welll love is blind itu bener banget when u fallin in LOVE loe ngga akan pernah tahu dengan siapa haTi loe tertambat..
^0^
navra
August 7th, 2010 at 5:36 pm
tidak bisa spenuhnya keluar,, mlah hanya di zona abu-abu.. sangat tidak jelas. tired..
vyand
August 20th, 2010 at 5:58 pm
tulisan yang bagus. sesuai sama keadaan hub gw skg. skg sdg terus mendampingi gf,sebelum dia nikah sama cowo…ternyata banyak juga yang prnh ngalamin hal ky gw ya.,
Mahadewi
August 31st, 2010 at 6:57 pm
kalo menurutku jika engkau mencintai pasanganmu biarkanlah ia menemukan kehidupannya yang sebenarnya.biarkan ia memperoleh cinta yang sebenarnya. Kayak film di cintai Jo gitu dahhh.keliatan banget cinta sejatinya.Cinta kan ga harus memiliki.