Home » Friendship, Humaniora

Eks Lesbian

9 June 2009 2,029 views 87 Comments

goodbye_by_rapaddictedOleh: Alex

Beberapa waktu lalu saya melihat iklan di milis dan forum bahwa sebuah media televisi sedang mencari lesbian dan eks-lesbian untuk diwawancara di televisi. Saya bengong lima detik lebih lama dari yang seharusnya. Muke gile, pikir saya. Maksudnya eks-lesbian itu apa, seperti barang-barang eks-china atau eks-napi atau eks-krim?

Kemudian saya berpikir apa benar ada istilah eks atau mantan lesbian? Well, hmm, mari kita definisikan istilah ini.

Eks atau mantan atau bekas ini artinya adalah seseorang yang “dulunya pernah” atau “pernah mengalami”. Jadi secara tata bahasa dan artinya, sekarang orang itu tidak lagi jadi lesbian. Mungkin saja perempuan itu (yang mantan lesbian) memutuskan untuk hidup sebagai non-lesbian dengan satu dan dua cara lain. Mungkin saja si perempuan – yang mantan lesbian ini – ah biar mudah sebut aja dia PML (Perempuan Mantan Lesbian) sedang dekat, jatuh cinta, bahkan menikah dengan laki-laki dan hidup berbahagia selama-lamanya di dunia heteroseksual.

Wait, hold your tongue. Pasti ada yang gatal pengin sinis berkata, “Emang bisa?”

Tentu saja bisa. Ini semua masuk di akal sehat. Karena banyak sekali alasan kenapa orang tidak lagi menjalankan hidup sebagai lesbian. Bisa jadi dia muak sama kehidupan lesbian ini lalu berkata, “That’s it. I quit!”. Bisa jadi dia tidak tahan dirundung rasa bersalah dan dikejar dosa. Atau malah, si PML ini benar-benar jatuh sayang pada seorang lelaki.

Nah, untuk benar-benar kepengin jadi eks lesbian, sudah pasti para lesbian perlu niat tegar dan teguh. Yuk, mari, sini, saya kasih tipsnya untuk mengubah status seorang lesbian untuk bisa menjadi eks.

Saya teringat sahabat saya yang kepingin berhenti merokok. Segala cara sudah dilakukannya untuk bisa berhenti merokok. Mulai dari menyembunyikan rokoknya sendiri, mengunyah permen karet, hingga menggunakan nikotin patch. Semuanya sudah dicoba, tapi tak berhasil. Hingga suatu hari, di Starbucks dia melempar kotak rokoknya dan berkata tegas, “Muak gue, nggak mau ngerokok lagi!” Dan sejak hari itu, dia tidak pernah menyentuh rokok.

Buat PML yang mengaku muak dengan kehidupan lesbian boleh juga mencontoh cara ini. Kalau memang mengaku muak, ingin berhenti, dan berniat “insaf” menjadi lesbian, silakan tinggalkan semua hal yang berbau lesbian dan bergelung nyaman dalam dunia “non-lesbian”. Jangan dengar, jangan sentuh, jangan intip lagi! Jauhkan diri dengan dunia lesbian seperti orang yang mau berhenti merokok. Intinya, berhenti total.

Ah, kejam banget sih? Masa berteman saja dengan sesama lesbian nggak boleh? Nggak boleh. Sama sekali tidak. No, no, no way. Memaparkan diri di lingkungan yang ingin kaujauhi adalah jenis tindakan penyiksaan diri yang konyol. Berhenti adalah berhenti, jangan setengah-setengah. Ibaratnya seseorang yang mau berhenti jadi perokok atau ngeganja tapi malah memutuskan untuk jadi perokok pasif atau mencicipi ganja sedikit-sedikit. Hei, mendingan sekalian balik ngerokok dan ngeganja aja deh. Buat apa? Ujung-ujungnya kena kanker atau masuk penjara juga. Lebih baik dapat kenikmatannya sekalian.

Tidak ada pilihan lagi. Jangan coba-coba meng-google kata kunci “lesbian” atau “sepocikopi”. Tindakan itu seperti membuka jendela menuju tempat yang ingin dijauhi. Cara-cara “penyiksaan” diri semacam itu malah membuat seseorang bakal lebih menderita. Jadi kalau ada PML yang membaca tulisan ini, hei, segera tutup jendelamu, jangan masuk lagi, karena kamu telah terpapar virus mematikan seperti si monster dalam film Monster Inc yang terkontaminasi si Boo.

PML jenis berikut adalah jenis yang paling menarik. Mungkinkah seorang lesbian jatuh cinta pada lelaki? Well, duh, kalau sudah jatuh cinta pada lelaki artinya dia bukan lesbian lagi dong? Ya iya sih, makanya dia disebut PML. Tapi pertanyaanya, mungkin nggak itu terjadi? Tentu saja mungkin. Darah itu merah, Kapten! Bumi itu bulat. Dan Pluto tidak lagi jadi planet. Intinya, segalanya bisa terjadi di dunia ini.

Bayangkan suatu hari kamu sedang menikmati dunia lesbianmu yang indah dengan bunga-bunga di taman dan burung-burung bermekaran, eh, burung-burung beterbangan, lalu di ujung sana ada seorang lelaki berjalan ke arahmu. Lalu… BAM! Kamu disambar panah cupid. Nah lo! Gila banget! Mati deh! Nggak, nggak mati, kamu pasti bakal kebingungan karena secara kamu lesbian gitu lho, kok bisa-bisanya sih jatuh cinta sama lelaki? Tenang saja, jatuh cinta dengan lelaki bukan akhir dunia kok.

Kalau seorang perempuan yang konon “hetero” bisa jatuh cinta pada perempuan, kenapa kita mesti bingung kalau ada “lesbian” yang jatuh cinta pada lelaki? Kalau kita bisa memberi support pada hetero yang jadi lesbian dan menerimanya dengan tangan terbuka serta berharap manusia-manusia hetero di seberang sana bisa memberi support juga, nah kini saatnya bagi lesbian untuk melakukan hal yang sama. Sudah cukup mengejutkan bagi lesbian yang jatuh cinta pada lelaki, jadi jangan dibuat kacau lagi dengan rasa bersalah bahwa mencintai lelaki adalah SALAH dan DOSA bagi lesbian.

Mungkin menyakitkan bagi teman-teman lesbian untuk merelakan si “teman lesbian” nya ini menjadi “eks lesbian”. Coba, siapa yang nggak rela, tunjuk tangan! Saya pernah lihat seseorang yang berniat menjadi eks dan teman-temannya menangis memelas penuh haru saat melepaskan dirinya sambil ditingkahi embel-embel “kita tetap temanan bukan?” Tidak, tidak bisa!  Kalau teman-teman lesbian memang benar-benar sayang dengan teman lesbiannya yang berniat keluar, dia harus merelakannya. Kalau pernah menuntut kaum hetero untuk merelakan perempuan biasa menjadi lesbian, ya pertahankan level kerelaan itu. Ucapkan selamat jalan dan titipkan doa biar teman lesbian yang akan menjadi eks selalu berada di jalan kebahagiaan apa pun bentuk dan rupanya.

Anyway, balik ke definisi eks-lesbian di atas. Ada kabar bagus juga. Kalau barang pabrikan eks-china selamanya akan jadi eks-china, namun tidak seperti itu dengan eks-lesbian. Eks-lesbian selalu punya kemungkinan untuk balik lagi jadi lesbian kok. Karena kenapa? Darah itu merah, Kapten! Bumi itu bulat! Dan Pluto tidak lagi jadi planet!

@Alex, SepociKopi, 2009

87 Comments »

  • chubby-gal said:

    hihihhi… kocak, tapi true…true… klo eks lesbian balik ke lesbian, artinya di bisex kli ya.. heheh.. berarti ada hetero dan eks hetero.. hehehe.. gimana cara melihatnya.. cangkir separuh isi, atau separuh kosong :D

  • kayla said:

    he he he … Bener Lex . Darah itu merah , bumi itu bulat. So apa sih yg gak mungkin di dunia ini .

  • Arinie said:

    eehhmm…intinya adalah…sudah bulatkah tekad anda untuk meninggalkan dunia lesbian…??gitu kan lex…beraaaattt….bangeettt….pernah menikah bukan berarti gak kan balik lagi menjadi lesbian. Meski tertancap panah cupid…tetap ada ruang yang kosong dihati. meski bergelung nyaman disisi sang tampan…tetap ada ranah yang tak terjamah olehnya…kecuali memang tutup mata, tutup telingan terhadap segal hal yang berbau lesbian…tapi darah tetap merah ya lex….:)

  • Jo said:

    Gue suka gaya lo, Lex!!! :mrgreen:

  • Sam_moel said:

    K lex…gw koq lbh stju klo yg bs jd ex tuh bkn lesbian y? M’lainkn bi ato cm ikt2n ja alias latah. Ok mrk bs blng ‘gw ex L’ tp ykn deh tu cm kulit,isi teuteup… K lex kulonuwon gbng neh…

  • tiek said:

    mungkin eks lesbian tu tidak lagi bisa menikmati
    enaknya saling bergurau, saling curhat,
    lebih-lebih ada perasaan bersalah kalo jatuh cinta ma
    cowok. ..
    ENJOY JA LAGI

  • Lushka said:

    Alex keren!

  • millatza said:

    I’m a baaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaad quitter.

  • Afrifera said:

    Great writing! Semuanya kembali ke niat. Aku bersyukur ga pernah dikasih kesempatan untuk coming out sama siapapun dan insya Allah ga akan pernah. Let me keep this secret till I die. At least it will avoid me to have more sins. Tapi ‘kopi’nya ka alex dan ka laxmi ini susah juga untuk dihindari…

  • qiyutz said:

    dunia ini luas..bak hati yang sedang berkelana..
    ketika hati ini berlabuh pada jiwa dan pribadi yang sama..
    kalbu tak bisa menyanggahnya..
    inginku untuk lepas dari dunia yang tak berujung dan tak terbatas..
    tapi,,kalbu ini menjerit dan mengatakan tiiiiiidaaaaakkkk..
    dunia ini adalah dunia penuh cinta dan sentuhan karya cinta..
    dunia ini yang merasuk dalam hati,pikiran dan jiwaku..
    dunia ini adlah dunia pilihan..

    Menjadi L bukan merupakan penyimpangan tapi jalan hidup yang diambil dengan segala resiko..

  • BC said:

    Meski udah patah hati berkali-kali krn perempuan, kok ya tetep aja ngga kapok2nya…tetep aja nyariiii perempuan.
    Pernah berniat & bertekad untuk meninggalkan dunia L, belum 5 menit mengucap niat, ada cewe manis lewat, udah lupa lagi sama tekad…xixixixi

  • AL said:

    Saya baru tahu perempuan hetero bisa jatuh cinta dengan perempuan dan sebaliknya itu. Betapa abu-aunya dunia, ya..
    Kalau gak salah, para TKW di hongkong itu banyak yang lesbian, menikah di Toko Bahagia, tapi pas kembali e Indonesia, mereka yaa, kembali ke kehidupan sebelumnya. Kepada pasangannya menjadi kawan saja. Apa itu juga termasuk eks lesbian?

  • track.ed said:

    dan pluto bisa jadi planet lagi…

  • kim said:

    gw prnh pcrn dgn cowo,bbrp x,gw syg n cinta bahkan kasmaran sm mantan2 bf gw. Sampe detik ini gw jg sgt menikmati pujian ato sanjungan dr cowo2,aplg kl cowo2′nya gagah n dewasa,tp jujur aja gw memilih cewe jd pasangan gw,krn gw merasa ada perasaan yg ‘lebih’ jika dibanding cowo.

  • ve said:

    Mengutip kata2 seorang kawan lama, krna cinta itu cair….maka cinta selalu bisa berubah mengikuti wadah nya.

  • LeiL said:

    Tak ada yg tak mungkin y kk lex, tp aq gak ada niat untuk jd eks L dan jgn sampe deh.
    I luv this world…

  • Rd said:

    woohooo.. yup.. interesting.. dan setuju..!! jadi ujung2nya ya toleransi aja sama teman2 yang mungkin berbeda dari kita

  • aderain said:

    tulisan hebat lex. aku cinta padamu!

  • alex said:

    rain, aku cinta padamu juga! :)

  • jeng_asih said:

    aku juga pernah lihat ex lesbian di tayangan sebuah stasiun TV lokal. agak mengusik memang. makanya kuganti channel dan nonton komeng serta adul di wara-wiri, weh weh weh weh…uhuy!

  • Sky said:

    Whoaa… Tadinya saya berpikir untuk terus bersama partner saya sampai dia menemukan seorang pria baik dan menikah lalu kami akan tetap jadi sahabat… Tapi kalau berdasarkan tulisan di atas, gak bisa, dong, ya…? Gak boleh…? Hmmm…rela gak ya…?

  • MalyIndy said:

    Kerennn bangettt… luv u Alex muahhhhhhh!!!

    :-)

  • adistie_chandra said:

    Menurut gw sich, “ex lesbi” cm istilah kamuflase yg digunakan sm “person” for find pembenaran diri di komunitas barunya agar diterima. Scr udh pernah belok gt lho.pasti walaupun cm 5% dihati ms ada rasa “dong” kl liat ce cakep :p.makanya kan d comunity ada yg namanya “mom lesbi.” tp rancu jg si.ngaku belok tp merit trus nyimpan gf pula. Dunia emg membingungkan.dibilang BISEK ga mau.maunya BELOK, tp koq pd merit ha2..kacau2:p…

  • yus megan said:

    Thanks…Gwe udah tobat,i quit….Gwe setuju.Ga ada yg ga mungkin kalo cinta udah bicara

  • keyz said:

    @yus megan : tobat dalam hal ap nhe?? kan kata tante alex org yg bener-bener tobat gk oleh buka-buka situs beoq :D

  • dimii said:

    waaaahh..susah ya klo pengen jd eks L..
    @ yus megan : selamat yaa… :)
    eh tp tobat dalam hal apa nih? bener tuh kata Keyz..hehee

  • Peace said:

    tobat? kyk org yg lakuin tindakan kriminal aje..tobat..he
    no PML for me..girls are my life..^^

  • Rio said:

    Segala sesuatunya itu berpulang kepada diri masing2.
    tidak akan pernah ada perubahan jika kita tidak meginginkan perubahan itu. Segala sesuatu terjadi karena sesuatu alasan. Karena setiap sebab ada akibat dan setiap akibat ada sebab, entah Anda mengetahuinya atau tidak, pasti ada sesuatu sebab atau sebab-sebab khusus. Tidak ada yang kebetulan.

  • Nov said:

    Tentukan pilihan dan trima konsekuensi atas pilihan yg sudah diambil .. life is so wonderful prens ;-)

  • mirza said:

    aku meninggalkan semuanya demi orang tua, termasuk (kelak menikah dengan lelaki). tetapi hati ini tidak akan dapat menolak lagi pabila kelak, ada seorang gadis yang dapat membuatku jatuh cinta lagi…
    _mungkin aku ini lebih pantas disebut bisex_

  • bibiu said:

    thanx u alex…ku jadi legowo akhirnya nglepas mantanku nikah ma co yang tadinya di pakai jadi ‘cover’ hub kita.

  • DEnnis Butche said:

    Bener bgt tu
    Wa tetep jadi lesbi deh

  • libraries said:

    eks lesbian
    eks hetero
    what ever,,, we are in love now!!!!

  • Batz said:

    g abis broke up ma gf g, n now she has someone else..
    ama cowo.. yah susah juga klo jadi lesbian, apalagi di Indo. it’s not acceptable.. but i don’t care.. ^^

  • erie said:

    i love you full..ladies

  • losemygrip said:

    bener kata sam_moel. Yang bisa jadi eks lesbian pasti orang-orang yg cuma “ikutan rame” jd lesbian. Pas ga tahan ma tantangan2nya, kembali lg deh jd hetero.

  • LigX said:

    eks lesbian???

    apa semua lesbian akan selamanya jadi lesbian??
    atau apa semua lesbian akan menjadi eks lesbian??

    berat-berat..

  • apa aja said:

    hm…salut
    tulisannya ok

    y, bener juga.klo dah mo lurus jangan jingkat2 k belokan.
    tapi da juga temen gw yg jadi hetero (menurut dy)-yd dulunya les dengan alasan dikecewain berat ma ceweknya. n…dy jadi les pun juga gara2 d kecewain cowoknya…nah lo.
    nanti bolak balik eks dong…
    makanya jangan koridorin cinta.

  • adia_aja said:

    eks lesb ?
    eks hetero?
    opo kuwi?? everythg’s can happen dear.
    mnrtku gak perlu di blg “eks” apa aja deh.
    itu hanya sepenggal cerita utk menjadi manusia yg lbh baik.
    apapun pilihan kita…cheers.(ngopi ah!!)

  • Avriel said:

    gw gk bisa ninggalin hidup gw sebagai lesbi???emg ada jg kemauan ingin eks tapi aq gk bisa krn…………………………………………………ada cewek cantik lewat??he..he…dan juga gw udah terlanjur syg ama cewek? mw gimana lagi?? tapi, gw salut ama loe lex thanks ya? udh kasih saran untuk para cewek lesbi ntr gw coba selagi gw bisa MENJALANINYA????OK….TOP BANGET?

  • rilee said:

    hahahaha artikel yg lucu.. but its true.. i’m agree with you alex…
    manusia gitu lho.. mau balik jadi lesbi or not itu ga masalah.. tp yg plg penting uda perna jd lesbi ya bkl jd lesbi forever…

  • shasha said:

    sha malah aneh ..tadi na normal ..tapi 6 bulan lalu kenal ma cewe ganteng ..lah sha na jadi belok, sayang na sha na di hianati ma tuh cewe ganteng , sekarang sha na patah hati dan sha na uda ga ada hasrat agi liat cowo normal ..dah lah hidup sendiri dengan kenangan ..nasib

  • noy said:

    lex, gw binun
    jd…lesbi itu pd punya prasaan bdosa ya?
    kok bisa??
    :O

  • suzieswan said:

    being lesbi atau hetero pasti diawali dgn pertimbangan yang matang, sbg teman yang bs dilakukan adl turut mendukung….

  • Baliza said:

    Daku aga-aga merinding setelah membacanya. : (

  • natasya said:

    kali ini kamu sok tau, Lex. aku bisa menjalani hidup dengan tenang sebagai eks lesbian dengan tetap rutin membaca “camilan sepoci kopi” :P
    dulu aku lelah dengan perasaan berdosa. aku juga capek dengan perempuan2 yang cemburuan. sekarang aku dikelilingi oleh teman2 yang hetero. aku merasa lebih nyaman.

  • tweet-tweet said:

    kalo aku sih lebih condong ke status lesbian kambuhan
    hehehe

  • blackbewhite said:

    gokil bgt deh, klo dipikir emank bener jg tpi smw tgantung person tu sndiri deh…

  • maia said:

    menurut gw yang bisa balik ke hetero bukan eks lez deh…tapi biseksual…n karna gak mau di bilang bi jadi ngaku2 lez….hehhehe…seru bgt deh topiknya lex…

    ya tapi biar bagaimana pun pilihan hidup org kan?…jadi terserah aja deh mo dibilang apa mereka….eks or mantan…hehehhe

  • natasya said:

    bener banget, maia… lez tidak mungkin jadi hetero… bi baru bisa balik ke hetero…

  • vera said:

    ga ad yg ga mgkn klo Tuhan sendiri yg mengubah hdup kalian ^^

    btw sbnrnya smuanya tu dt tekat n pilihan untuk lanjut ato mengakhiri smuanya =)

  • sarah said:

    kalo gitu… gue eks hetero dunk.. ^^..
    buat gue sih lesbian atau pun hetero itu pilihan masing – masing.. mau jadi eks hetero atau pun eks lesbian gak masalah.. yang penting cinta dijalani dari hati.. :-)

  • Auroraboy said:

    orientasi sex itu memilih loh…
    bukan dipilih..
    seseorang bakal gak bisa pilah pilih kecenderungan sexualnya..
    sejauh ini, entah eks lesbian atau eks gay..
    aku gak percaya

  • jacky said:

    hidup lhoe,,,,ya hidup lhoe……..!!!!!!!! hidup gue ya hidup gue santay aja

  • keeny said:

    kak, aku jd les 5thn, trus mutusin untuk stay single dan bertahan 2 tahun,, bnr bgt tuh, jangan sentuh dunia lez kalo mw jd ex,,,,,, and i successfully did it. stlh 2 thn, awalny cm ktmu ex, eh, mulai buka email lama, yah, setelah 6 bulan ampun, malah ada l yg bilang cinta :P hiks,,, pengen bgt bilang iya tp gimana….
    huahuahua jadi pengen nangis…..
    tp, kak alex,,, tulisanny top bgt

  • pus said:

    like this! :D

  • maripossa said:

    betul kok jd L merasa dosa sih ? kayaknya gw lebih cenderung jd metro seksual, enggak udah membedakan ce-atau co kalo kepribadian cocok, nahhh silakan bukan ?

  • amortalen said:

    cinta #1
    gender itu #sekian
    that’s what i think

  • rriztia said:

    hmm *

    bukan gtuu aku seorang lesbii dan aku merasa sudah mnjadi eks , aku mau bebas dri dunia ni adlah krna aku berpikirr hidup aku kalo di buahin oleh sesama jenis yg ada mlah buntu ga dha ujung”nya seperti kita menjalin sebuah ikatan pernikahan laki” perempuan
    dan inlahh
    dan sukses sya jdi LURUSS

  • ochi said:

    bantu saya mengetahui apakah saya seorang lesbian atau tidak . karena entah kenapa saya jadi lebih sering memperhatikan cewek cantik di banding lelaki tampan pada umumnya . dan saya lebih sering memuji wanita daripada pria

  • min9ke said:

    buad ochi — masi ‘semi’ kali, chi :p

  • riz'q said:

    w,,ttp cinta dunia w yg ky gnii,,,

    plze,,dunia lesby gprnh reze ma kalian jdii jgn usik dunia lesby.

    riz’q c’femme

  • rere said:

    mantap saya sangat suka ini
    hampir saja saya terjerumus ke dunia lesbi
    menyukai seorang cewek buchy
    tp banyak dorongan dari teman-teman dan semangat teman-teman yang di dunia maya lah yang akhirnya bisa menghentikan langkah ku

    ya dari diri saya sendiri berharap hal tersebut tidak terulang kemabali tapi ya namanya dunia itu berputar hehehehe
    dan saya tidak tahu apakah iya saya akan masuk ke jurang itu lagi ya what ever lah

    karena *Kita ketahui klo manusia itu diciptakan tidak perfect *keseluruhan dan tidak pernah ada kesamaan persis, jadi ada yg bersifat kelaki-lakian, keperempuanan, menyukai sesama jenis dan lainnya. Kan sama saja dengan kamu suka pedas, dia suka manis, cewek kamu suka yang asem dan lainnya.

    makasih buat topic **like this**

  • dev said:

    Dan saya sudah pernah merasakan bagaimana ditinggal gf saya karena dia ingin penya pacar cowok!
    Benar-benar amat sangat menyakitkan..
    huuuhhh,,

  • zeel said:

    gw hetero….

    tp skrg lg jatuh cinta dan pacaran ma cwe hetero jg…
    dy dh pux cwo…….tp dgn gw dye bsa dpetin yg g bsa dberikan ma cwo.a………..gw dh 9 bln jadian ma dye…….wlpn brantem muluw tp gw bahagia ma dye……..love u ay……..

    tp someday gw ma cwe gw msti balik kedunia qt masing2…..ngbayanginnya ja gw dh skit……..
    tp i2 dh resiko…………berani mencinta msti brani skit……

    gw g tau,,apakah gw dn cwe gw bsa dsbut lesbian pa g…….

  • bronx said:

    postingan ini sudah ada sejak 2009, dan saya baru tahu kalo pluto itu bukan planet lagi ckckck.. *ketinggalan berita*

    Para lesbian selalu bilang kalau cinta tidak mengenal gender… Kenapa kita jatuh cinta pada sesama jenis.. jawabannya simple.. karena cinta gak kenal gender..

    saya rasa sama aja kali yah dengan mereka yang menyebut dirinya atau bahkan disebut “eks lesbian”. Saat mereka memutuskan untuk mencintai laki2, masyarakat bertepuk tangan gembira karena akhirnya yang belok jadi lurus…

    tapi inti komen saya adalah:
    1. saya gak tau pluto udah gak jadi planet;
    2. cinta gak kenal gender girls;
    3. Saya suka tulisan kamu, alex.

    Salam kenal…

  • chemutz said:

    welll love is blind itu bener banget when u fallin in LOVE loe ngga akan pernah tahu dengan siapa haTi loe tertambat..

    ^0^

  • navra said:

    tidak bisa spenuhnya keluar,, mlah hanya di zona abu-abu.. sangat tidak jelas. tired..

  • vyand said:

    tulisan yang bagus. sesuai sama keadaan hub gw skg. skg sdg terus mendampingi gf,sebelum dia nikah sama cowo…ternyata banyak juga yang prnh ngalamin hal ky gw ya.,

  • Mahadewi said:

    kalo menurutku jika engkau mencintai pasanganmu biarkanlah ia menemukan kehidupannya yang sebenarnya.biarkan ia memperoleh cinta yang sebenarnya. Kayak film di cintai Jo gitu dahhh.keliatan banget cinta sejatinya.Cinta kan ga harus memiliki.

  • anke said:

    eks Lesbian bisa juga disebut Hasbian :)

  • kiora said:

    mantan gf yg pertama kali membuat aku masuk ke dunia lesbi dan msh aku cinta 1/2 idup; memutuskan menikah 2 th yg lalu. alasannya krn mencintai ortu. walo dia ngaku hrs hidup tersiksa batin lantaran tdk ada ‘rasa’ ma lakinya, tp dia disiplin ma pilihannya. Dia msh berhubungan dg org2 masa lalunya tp sejauh ini msh tetap dg pilihannya. Mgk krn dia jd lebih taat beribadah mknya tdk tergoda lg dg dugemlez… ntah lah. Smoga dia bs bahagia dg pilihannya menjadi straight.

  • R193L said:

    Gw masih di abu-abu, i said I Quit, nyatanya masih minum sepocikopi :-D

  • Sweet Rain said:

    Semuanya tergantung sama diri kita masing2 az,, bgmna kita menyikapi ini semua ^_^

  • ichall said:

    mmmmm…….this is my first time i give my comment,
    jujur aku gay…(jadi tak mungkin dong jadi lesbian). Penghormatan terbesar untuk teman2 lesbian dan keunikan didalamnya. Menarik banget topik eks lesbian, yang walau dalam pikiran saya adalah tidak mungkin karena saya memandang dari sudut ke gay an saya (saya gay yang sama sekali tidak suka dalam arti tidak bisa turn on melihat segala atribut perempuan)……apa bisa saya menjadi “misalkan” mantan gay??? sementara dari lubuk hati yang paling dalam saya tak suka Vagina, meski hormat atasnya

    salam

  • dettolbaby said:

    gay means. homosexual and lesbian. lesbian is a lesbian, homo is homo, its a two thing.
    there’s always better be gay then bi, because we choose one not two.

    woman who’s looking for butch, calling their butch as a man, husband. who’s stupid here? your woman will leave you for a real “man” get what I mean?

    so look for someone who’s gay. not bi or straight.

    I had tons of friend who call her butch, as my husband, and actually they were disgusted by the lesbian and gay. and finally they leave their butch to a real man, with a real di**.

    just a though

  • Amenon said:

    Guys, ada yang bisa share ga ke saya.

    apakah ada suatu kejadian tertentu atau hal apa sih yang membuat kalian sadar kalau kalian itu “berbeda”?

    Sincerely,
    Amenon

  • mybyesmybnot said:

    sulit lex ngejalanin sbg eks,
    dh 15th mencoba hdp dg yg nmnya co and get married,
    ttp aza rsku nggak pernah berubah,kecintaanku kpd mahluk
    yg nmnya perempuan bikin mabuk kepayang.and skrg lg ngebet banget sm tuch cewek,cantiknyaaaa….lex.

  • cyma said:

    hmmmm,topik menarik..menjadi lesbian?sejak awal aku menyadari, rasa bersalah merayap.Rasa bersalah pada Tuhan dan orang-orang yang aku kasihi.Seperti berada di dua dunia,duniaku yang terlihat sempurna dan dunia lain yang kusembunyikan.Aku tidak ingin menyakiti keluargaku karena’perbedaan’ku.eks lesbi?terdengar sulit..tapi saat ini aku sedang berproses untuk itu..semoga bisa..daripada aku menjadi biseks yang akan melukai 2 orang yang aku sayangi.

  • niken said:

    ad cara lain gk sihh ???
    yg egk ribett gittuu…
    coz w L kambuhan…

  • princesspetasse said:

    yup anke u’re right…

    hasbian … has been a lesbian…
    it’s just sound wrong….imo

  • DorieLvBolt said:

    Welcome lesbian world… Memang memabukkan dan belum ingin bilang Quit… hehhehe…Suka artikel diatas,salam

  • raya said:

    ah mustahil ..
    harus yg benar2 niat dan niatnya udah ngebaja baru bisa jadi eks , kl gak impossible .
    tp salut untuk yg bisa (y)

  • kuku kakiku kaku kaku said:

    gila aja. L kambuhan. emangnya L itu penyakit kaya pilek? ilang kalo di obatin, kalo kena virusnya L lagi.

    capek deh. yg begini ini nih yg merusak image L.

  • vhie said:

    w akan ttp jd lesbian.

  • ryu said:

    semoga suatu saat juga bisa jadi eks-lesbian sejati. heheheh
    (berharap dikitt jika suatu saat dihadapi situasi yang gak diinginkan, amit2 jangan)

  • ^MarooN^ said:

    nice :)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.