Home » Bengkel Menulis

Bengkel Menulis: Menjadi Blogger Lesbian Ngetop!

7 May 2009 157 views 11 Comments

65_bookmarks_and_social_icons_by_studiom6

Oleh: Lakhsmi

Menurut Business Week, saat ini Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang paling aktif melakukan kegiatan blogging. Aktivitasnya berupa memposting tulisan dan memberi komentar. Di Indonesia, blog telah berkembang menjadi media baru, menjadi alternatif media tradisional yang telah ada sejak dulu, untuk menyampaikan informasi dan hal-hal lainnya.

Dengan biaya koneksi internet menjadi semakin murah, harga barang-barang teknologi yang semakin terjangkau, fitur hape yang semakin canggih, maka semakin banyak manusia Indonesia yang terbiasa dengan blog serta fasilitas-fasilitas lainnya yang sehubungan dengannya, seperti Twitter, FaceBook, MySpace, hi5, Friendster, Fixter, dan jejaring sosial lainnya di dunia maya. Dunia maya menjadi ramai oleh sejumlah pemain Indonesia yang semakin hari semakin banyak.

Media-media global dan raksasa seperti CNN, BBC, New York Times, Washington Post, Guardian, Wall Street Journal memanfaat fenomena teknologi ini. Jika dulu mereka harus bersusah payah mengirim wartawan mereka maju ke medan garis perang untuk mewartakan apa yang terjadi ujung kolong langit itu (apalagi jika negara yang harus dimasuki terisolasi seperti Tibet atau Korea Utara), maka sekarang mereka melakukan evolusi pemberitaan besar-besaran. Misalnya, peristiwa Teror Mumbai yang baru terjadi akhir-akhir ini, menjadi tonggak baru dalam sejarah citizen journalism alias jurnalisme warga. Guardian atau CNN misalnya, mereka menadah seluruh informasi atas berita-berita yang berhamburan turun dari Twitter, Flickr, para blogger dunia, serta jejaring sosial lainnya untuk kemudian diambil, sunting, rapikan, organisasikan, dan terakhir dipublikasikan.

Dulu, beberapa tahun lalu, orang sulit melakukan obrolan lintas dunia kepada sesama, tapi kini di mana saja; rumah, ruang tunggu pasien, angkot, kantor, kamar mandi, ranjang, waktu mengantri membeli barang, di kereta api, dan lain-lain mereka bisa memposting tulisan apa yang terjadi dengan mereka detik itu juga di dunia maya sehingga seluruh dunia dapat membacanya dan melakukan komunikasi karib dengan komunitas virtual mereka melintasi tabir waktu, bangsa, keyakinan, dan geografi. Bukan itu saja, tulisan-tulisan para blogger kini diangkat ke media cetak, menjadi terkenal, dan sebagian mendapatkan penghasilan hidupnya dari sana.

Lihatlah Agustinus Wibowo (www.avgustin.net) yang melakukan perjalanan keliling dunia (China, Nepal, Afganistan, Iran, Takijistan, dll) dan melaporkan pandangan matanya di blognya yang kini telah memiliki hosting pribadi. Dia menjadi sangat terkenal, namanya diberitakan oleh media raksasa Kompas, dan orang-orang berkunjung ke situsnya yang kini mencapai rata-rata 8,000 per hari. Hidupnya berubah total semenjak dia melakukan langkah pertama melihat dunia dan membagi apa yang dilihatnya kepada dunia. Kini dana perjalanan pribadinya disokong oleh PBB. Tulisan-tulisannya memberikan wawasan dan inspirasi nyata bagi mereka yang membacanya.

Lihatlah Raditya Dika (www.radityadika.com) yang mulanya menulis untuk kesenangan pribadi dengan mencatat kejadian-kejadian biasa dalam hidupnya sehingga terasa konyol dan absurd. Dari tulisan-tulisan sehari-hari, akhirnya dia berkembang menjadi penulis pop-komedi Indonesia yang sangat terkenal. Karyanya merambah ke mana-mana, esay, cerpen, sampai dengan naskah film. Tulisannya dapat membuat orang tersenyum, tertawa, bahkan tersindir. Menurutnya, menulis komedi itu bukan pekerjaan mudah, melainkan pekerjaan yang sulit dan membutuhkan keseriusan yang tak serampangan.

Lalu bagaimana dengan kita, para blogger lesbian sekalian? Pertumbuhan blogger lesbian menjadi signifikan dalam waktu setahun belakangan ini. Kegairahan menulis menjadi semakin menjadi-jadi; apalagi dengan menjadi blogger, sebagian para lesbian dapat mencurahkan isi hati dan hidupnya yang dalam kehidupan sehari-hari sungguh merupakan rahasia yang tersembunyi dalam lemari. Dengan menjadi blogger di dalam komunitas virtual lesbian, mereka mengeluarkan jiwa mereka yang terpenjara dalam dunia non-maya.

Menjadi blogger tentu mengharapkan blogmu akan ramai dikunjungi, mendapat banyak komen dan perhatian, dan terlebih-lebih menjadi terkenal. Banyak para blogger lesbian yang dulunya bukan siapa-siapa tiba-tiba menjadi ngetop secara instan karena apa yang ditulisnya. Mereka menjadi ikon lesbian dan blog mereka ramai dikunjungi oleh para fans berat mereka. Nah, bagaimana cara membuat tulisan di blog agar sering didatangi pembaca lesbian atau bagaimana caranya menjadi blogger yang terkenal di dunia vitual lesbian ini?

Pertama, untuk menjadi blogger lesbian ngetop, kamu harus memiliki ciri khas sendiri. Niru tulisan orang tidak ada salahnya, tapi tentu saja tidak meniru mentah-mentah. J.K. Rowling justru menyarankan untuk meniru tulisan orang jika kamu penulis pemula, tapi setelah kamu banyak menelurkan tulisan, kamu akan memiliki gaya tulisan sendiri yang kreatif dan berbeda. Jadi silakan saja serap gaya penulisan para pengarang atau blogger idolamu (bisa lebih dari satu) lalu campur-campur saja dengan gaya tulisanmu sendiri. Dijamin halal dan maknyus!

Kedua, buatlah pembaca nyaman membaca tulisanmu. Inilah yang seringkali aku tekankan berulang-ulang untuk belajar menulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pemakaian alfabet gaul dengan kombinasi angka dan huruf besar/kecil bergaya ABG akan repot dimengerti oleh pembaca sehingga jelas bukan suatu keputusan yang cerdas. Pembaca akan kesulitan mengartikannya sehingga selanjutnya mereka akan malas mengunjungi blogmu apalagi menyambut positif pemikiran dan kisah hidupmu. Ini teknik mengikat pembaca dengan memajang gaya menulis yang mudah dicerna. Kalau perlu, investasikan dirimu dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia sehingga kemampuan EYD-mu menjadi sempurna, tidak ngasal atau sembarangan. Jangan lupa untuk sering mengintip dan rajin-rajin mengikuti tips dan trik aneka teknik menulis di kolom Bengkel Menulis ini.

Ketiga, banyak-banyaklah menulis dan sering-seringlah mengisi blogmu. Kalau kamu menulis blog sebulan sekali, jangan harapkan ribuan orang akan mengunjungi blogmu yang isinya hanya tiga postingan. Kalau perlu, tulislah tiga kali sehari seperti meminum obat.

Keempat, jadilah blogger yang aktif menjadi pengunjung sesama blogger lesbian. Sapalah tetanggamu, tuliskan komen di blog-blog lain yang menurutmu oke, jadilah blogger lesbian yang gaul dan bersahabat. Kamu bisa juga menjadi komentator situs majalah online Lesbian SepociKopi yang rajin sehingga para pembaca SepociKopi yang notabene beberapa bukan-lesbian atau bukan-blogger-lesbian juga mengunjungi blogmu.

Kelima, rajin-rajinlah belajar menulis. Kembangkan teknik menulismu menjadi semakin sophisticated dan canggih. Menuliskan pengalaman apalagi buah pikiran yang kritis dan abstrak tentu membutuhkan latihan dan ketrampilan yang tidak datang begitu saja dalam satu hari. Cobalah untuk mengirim tulisan esaimu ke majalah online lesbian SepociKopi tanpa sungkan dan segan ditolak, sebab tim redaksi SepociKopi memiliki peraturan baku dan profesional dalam penerimaan naskah dan penilaiannya. Situs SepociKopi didatangi oleh 2,000 pengunjung setiap hari (dan terus bertumbuh), sehingga tulisanmu yang menarik pasti akan membuat orang menjadi penasaran dengan si penulisnya. Kamu pasti dilirik!

Keenam, sama seperti kehidupan yang memiliki takaran positif dan negatif, persiapkan batinmu jika menerima komen yang tidak baik. Kalau kamu berani menulis, berarti kamu berani juga dibaca oleh orang lain. Kamu tidak bisa memaksakan orang lain untuk memberi komentar yang baik-baik saja terhadap tulisanmu. Untuk keadaan seperti itu, aturlah sebaik-baiknya dengan orang yang bersangkutan. Jika pemberi komen di blogmu berbicara kasar dan tidak berhubungan dengan tulisanmu, tidak usah kamu tanggapi sama sekali. Tapi jika yang berkomentar kritis dan cerdas mengupas tulisanmu, gunakan kesempatan itu untuk menunjukkan dirimu seorang blogger lesbian yang bijak.

Demikian tips yang bisa kamu lakukan untuk menggenjot jumlah pengunjung blogmu. Apresiasi dan uluran persahabatan merupakan upah menulis yang tiada terbandingkan, bahkan oleh uang sekali pun. Akhirnya, selamat rajin belajar menulis dan semakin menambah jumlah fans! Selamat menjadi blogger lesbian ngetop! Selamat menjadi selebritis lesbian di dunia virtual lesbian!

@Lakhsmi, SepociKopi, 2009

11 Comments »

  • rihanna said:

    hati2 blogwalking
    some blogs can send u to a rehab @_@

  • keyz said:

    Di dalam diri manusia itu gk lepas yg namanya malez tante lax :D

  • vantaggio said:

    @Lakhsmi : mantap banget tips2ny dari kemarin. ditunggu tips lainny
    @rihanna : rehab tuh pa yach??

  • lifeishappi said:

    xixixixixixi :D . aq suka bahasan ini. Sesuatu yang pada tempat, waktunya memang bisa menjadi motivator tersendiri ya. Mari terus belajar, bersabar dan menggali potensi diri. Amin. Pasti bisa!

  • key said:

    yupz..setiap saat harus berjuang melawan yg namanya malas.. -_-” cape nya..

  • GreyS said:

    Mau dong jd Blogger ngetop…. Thx yah laks tips-tipsnya…

  • jeng_asih said:

    betul jeng laks…eke pernah denger istilah “copy the master” bagi penulis pemula. so, gak ada salahnya menciptakan tulisan yang rada-rada mirip gayanya dengan penulis favorit kita sebelum akhirnya membuat style sendiri. btw, jeng_asih punya naskah teater bertema lesbian nih….gimana kalo temen-temen sepocikopi, baik jajaran editor maupun komentator, mementaskannya? hihihihihihihihihi *tuing ilang*

  • vantaggio said:

    @jeng_asih : yukz… kita mementtaskanny.
    he..

  • *pinocinta* said:

    jeng_asih gimana kalau kita buat benar-benar pementasan ?
    kayak L world tapi versi Asia? Dari Editor sampe ke penulis
    ato komentator?

    O_o

  • keyz said:

    @jeng_asih : narsis mode on kumat dhe mba..but eke ikutan y boo…wkwkwkwkwkwk…..

  • libraries said:

    thanks laksmi,,,
    emang lagi butuh saran-saran. :D

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.