Cuci Mata: Arisan Bling-Bling
Oleh: Sidney
Weekend kemarin aku dan partner meluncur ke perumahan mewah di kawasan Kemang. Tujuannya: arisan berlian yang diadakan oleh sosialita-sosialita muda Jakarta. Sempat kebingungan sewaktu mencari rumah yang bisa menampung 50-70an orang itu ketika kami melihat parkiran mobil-mobil mewah di sebuah rumah hoek. Ya, pasti itu rumahnya.
Di dalam rumah, sudah ada beberapa perempuan berusia 20-40an dengan dandanan bling-bling. Lengkap dengan tas-tas Prada, Vuitton, Hermes. Entah itu tas miliknya sungguhan atau tas sewaan. Seperti rumah ini. Rumah yang disewakan untuk kegiatan-kegiatan semacam ini. Arisan, pertemuan keluarga, bahkan untuk shooting sinetron.
Selain tas, bisa tercium aroma parfum mewah yang jelas asli bukan KW 1 atau KW 2 buatan aspal. Berlian-berlian juga terpantul berkilauan seperti kunang-kunang di sekujur tubuh para sosialita tersebut. Kami disambut oleh tuan rumah yang langsung memberi cipika-cipiki akrab dengan partner dan aku. Minuman dan makanan berlimpah dari jasa catering yang khusus disewa untuk acara ini tampak di dekat kolam renang. Berbagai jenis sushi, kambing guling, scallop, sup sirip ikan hiu, bahkan wine, dan minuman alkohol lainnya.
Kami saling mengobrol dan bertukar cerita. Kadang-kadang aku dan partner berbisik-bisik melihat ada pasangan lesbian lain yang “kelihatan” banget sebagai pasangan, seringkali pamer kemesraan. Tapi kami hanya saling tersenyum sopan tanpa bertanya, “Eh, lo lesbian juga ya?” Ada saling pengertian di antara tatapan dan senyum kami. Para perempuan sosialita ini pun jelas sangat lesbian friendly. Mereka tak segan-segan menggoda yang tampak pasangan.
Di antara para peserta arisan itu, tidak ketinggalan ada perantara alias penjual berlian yang ramai dikelilingi oleh beberapa perempuan. Sang perantara mengeluarkan koleksinya sambil berceloteh tentang 4 C. Itu lho, tips memilih berlian. Color (warna). Clarity (kejernihan). Cut (potongan), proporsi dari sudut dan paset kaca-kaca gosokan. Carat, ukuran berat dari berlian. Jadi tidak berarti carat yang besar berarti harga berliannya lebih mahal karena masih ada 3 C lain yang juga perlu dipertimbangkan.
Partner mengajakku melihat-lihat koleksi berlian sang perantara. Ngomong-ngomong, si perantara berpenampilan andro/butch tampan gitu… hm, aku dan partner sampai sempat saling melirik dan memberikan kode penuh arti.
Kami melihat pasangan yang kami duga lesbian melihat-lihat cincin. Hm, lucu juga pikirku. Pada saat itulah, partner menoleh memandangku, “Hon, gimana menurutmu liontin ini? Lucu nggak?” Kupandangi liontin berbentuk daun itu. “Lucu, hon. Kamu mau beli?” tanyaku. Aku tahu partner punya hobi membeli berlian, tidak hanya sebagai perhiasan tapi juga sebagai investasi. Menurutnya membeli logam berharga adalah investasi yang smart. Terutama untuk perempuan, karena bisa dipakai dan juga disimpan. Partner juga menyenangi aneka batu mulia yang berwarna-warni, bukan hanya berlian. Favoritnya adalah batu rubi.
“Kamu suka nggak?” tanya partner lagi. “Desainnya bagus. Sedikit mirip liontin Bvlgari yang dipakai Sandra kemarin.” Lalu partner bicara pada si perantara berlian, “Yang ini bisa dibuat sepasang nggak?”
Si perantara memandangku lalu partner dan tersenyum. “Bisa. Bisa kok. Saya sarankan untuk dimodifikasi sedikit kalau dibuat untuk pasangan.” Dia membuka laptopnya, memperlihatkan beberapa contoh desain. “Bagaimana yang ini? Cocok untuk kalian berdua. Tapi untuk personal design seperti ini, butuh waktu sekitar satu bulan.”
“Oke, nggak masalah. Harganya bagaimana?” tanyaku setelah berembuk dengan partner.
Si perantara melihat harga yang tertera, dan menekan tuts kalkulatornya. “Untuk sepasang, saya kasih diskon tambahan, jumlahnya jadi segini.”
Aku memandangi deretan angka dan partner mengangguk-angguk.
Yap. Bungkus.
Sebelum kami pergi meninggalkannya, si perantara berlian itu mengeluarkan koleksi cincinnya dan berkata, “Cincin sepasang lucu juga lho. Bisa digravir,” katanya sambil tersenyum kepada kami. “Yang ini desain khusus dari Hong Kong.”
Kami tidak membeli cincin yang ditawarkannya, tapi pasangan lesbian yang di sebelah kami memutuskan untuk membeli.
@Sidney, SepociKopi, 2009









Lucu bgt kadang klo radar leznya bunyi saat liat pasangan lain…secara gt lho lihat dari tatapan n body language mereka…tinggal ketawa dah ma partner hahaha sambil teriak bareng dlm hati wow it’s another couple !
iya ni kalo di tempat umum aku mulai perhatikan sekitarku. mana yang lez mana yang ga. Diam-diam aku perhatikan mereka.
Wah, lg gugling2 ttg kehidupan sosialita, iseng ketik keyword sosialita lesbian, ehhh nemu link ini
Ternyata ada jg yah… nice share Sidney!
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments