Home » Poling

Poling: Berapa Lamanya Hubungan Tersingkat yang Pernah Kamu Jalani?

7 April 2009 137 views 6 Comments

Oleh: Frizzy Jo

Keabadian dalam hubungan lesbian. Apakah benar ada? Jangankan bicara dalam konteks hubungan lesbian, bicara dalam konteks hubungan heteroseksual saja tidak ada yang namanya keabadian. Apalagi dalam hubungan lesbian yang bagi sebagian orang ikatannya masih dianggap ikatan hubungan yang tak kasat mata.

Oke, memang benar di beberapa negara yang telah melegalkan pernikahan sesama jenis, mungkin ikatan ini lebih kuat dibanding mereka yang terpaksa berhubungan dengan sembunyi-sembunyi karena berbagai kondisi yang tidak mendukung. Tapi sekali lagi, apakah pernikahan sesama jenis yang dilegalkan ini juga menjadi jaminan bahwa hubungan akan menjadi abadi? Belum tentu!

Itu baru satu faktor. Faktor lain yang membuat keabadian ini semakin dipertanyakan adalah masalah emosi. Kita semua tahu bahwa perempuan itu lebih didominasi oleh yang namanya perasaan. Lepas dari faktor kondisi yang tidak mendukung, faktor emosi ini mungkin adalah faktor yang cukup signifikan yang menyebabkan hubungan sesama jenis kandas dalam waktu yang cukup singkat. Ini jika melihat hasil poling yang dilakukan oleh Sepocikopi yaitu sebanyak 59 dari 139 pemilih (42%) menjalani hubungan tersingkat kurang dari satu bulan

Menjalin sebuah hubungan dengan bermodal emosi sering malah menjadi bias karena seseorang tidak atau belum benar-benar mempelajari hatinya dengan sungguh-sungguh saat memutuskan memiliki relasi asmara dengan pasangannya. Mungkin saja saat memulainya, ia lebih mengikuti emosi sesaat atas nama cinta. Setelah dua minggu akhirnya ia menyadari bahwa ia tidak benar-benar mencintai pasangannya.

Mengejutkan? Tentu saja. Seseorang bisa saja menggembar-gemborkan janji sehidup semati kepada pasangannya. Seseorang bisa saja meyakinkan bahwa cintanya hanya untuk sang partner selama nafas hidupnya. Tapi lagi-lagi hasil poling menunjukkan kalau janji yang diucapkan ternyata tidak seindah harapan. Hanya 11 pemilih atau 17% yang berhasil, kalau bisa disebut sebuah keberhasilan, menjalin hubungan tidak kurang dari satu tahun.

Harap diingat, poling ini hanya menanyakan kepada mereka yang pernah memiliki hubungan tersingkat di masa lalu tanpa mengetahui apa yang sudah terjadi di masa sekarang. Mungkin saja hubungan tersingkat itu adalah kesalahannya, tapi kini dia memiliki hubungan jangka panjang yang telah melewati belasan tahun. Hasil poling ini tentu saja tidak dapat mewakili semua lesbian di muka bumi ini.

Dari 139 pemilih, paling tidak kita bisa mengambil manfaat dan belajar untuk tetap mengambil sikap optimis bahwa kita bisa menjadi bagian dari pemilih yang menjalin hubungan lebih dari satu tahun bahkan lebih dari sepuluh tahun.

Semua kembali kepada pribadi masing-masing. Ingin memandang sebuah hubungan sebagai bentuk perwujudan komitmen kita masing-masing terhadap pasangan atau hanya sekedar ingin menyicipi yang namanya hubungan percintaan sesama jenis atau bahkan hanya sekedar memenuhi emosi sesaat.

Hasil poling Sepoci Kopi secara lengkap:
Jumlah pemilih: 139
Kurang dari satu bulan : 42% (59 votes)
1-3 bulan : 18% (25 votes)
3-6 bulan : 12% (17 votes)
6-9 bulan : 3% (4 votes)
9-12 bulan : 8% (11 votes)
Tidak pernah kurang dari satu tahun : 17% (23 votes)

@Frizzy Jo, SepociKopi, 2009

6 Comments »

  • Zhu said:

    Membaca tulisan ini, aku teringat dengan pernyataan seorang mantan kekasih, saat memilih berpisah
    “di dunia yang kita jalani ini tidak ada kelanjutanya… dan tidak ada keabadian”

    akupun paling lama bertahan menjalin hubungan dengan seorang wanita selama 3 tahun, itu terlama…saat ini :P

  • tiek said:

    andai masyarakat terbuka menerima kaum lesbian dan legal mungkin akan ada kesetiaan, yaaa paling lama sampai kematian yang memisahkan mereka, ……………. tinggal impian.

  • lala_denda said:

    mmhh..kayaknya kesetiaan itu bukan karena lesbian itu legal atau tidak, kurang setuju klo itu faktor utama orang tidak setia.
    Dan ketika orang pacaran atau dating kilat, bukan berarti dia gak setia. klo pengalamanku dating, bukan berarti in relationship, terus klo dah in relationship, bukan berarti menikahinya. ada tahap2 komitmen yang perlu mengalami proses. biasanya aku gak betah dg pasangan, baik sekedar dating ataupun dalam ikatan komitmen, kalau aku merasa sudah tidak dapat berkembang.
    paling cepat aku pernah dating 3 hari. terlama 4,5 tahun.
    aku pernah dating 2 minggu, but then it doesn’t work.
    kadang sex is good, but really bad communication. communication is bad but sex was great hehhee…

  • lala_denda said:

    ralat: …communication is good but sex is terrible.

  • leo butch said:

    hubungan tersingkat gw sm perempuan cuma 2 bulan. itu juga karena mantan gw, ganggu hubungan gw…. dia memang tipe oportunis ulung. tapi gw kadang sependapat sama yang namanya soulmate karena gw ngerasa dia soulmate gw. tapi bukan berarti yang terbaik buat gw. bayangin aja, udah di khianatin, tapi kami masih bs komunikasi dengan sangat baik. beberapa kali dia memilih gw daripada harus menjalin hubungan dengan sosok yang ga jelas [laki2 & andro] …..

  • Marmalade said:

    Ga pernah kurang dari setaun.. Sama yang skerang udah 21 bulan.. Febuary besok 2 taun..

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.