New Year’s Resolution
Oleh: Lakhsmi
http://jejakartemis.blogspot.com/
Menurutku, penemuan teknologi yang paling hebat pada abad 21 ini adalah blog. Benar, aku tidak salah mengucapkan. Kuulangi lagi: blog. Jika ada kesempatan dan waktu, ingin sekali aku mencium para penemu blog dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada dia (atau mereka). Mereka pasti tidak pernah menduga bahwa hasil penemuan mereka berhasil menyelamatkan jiwa jutaan orang, dan itu termasuk jiwaku.
Aku menulis di blog untuk melepaskan kepenatan dan unek-unekku yang tak tertampung lagi di otak dan hati. Aku menulis untuk membebaskan pikiran. Aku menulis untuk menyelamatkan jiwaku yang tersesat di lorong kegelapan dunia lesbian. Aku menulis untuk menggunting benang yang menjahit bisu mulutku. Dan aku menulis untuk mengatakan pendapat terhadap banyak hal.
Sejauh ini, setiap saat aku selesai menulis, tulisanku selalu menjernihkan pikiranku. Terasa sangat lega dan plong. Sejauh ini, blog membawaku bertemu dengan berbagai jenis sahabat lesbian, banyak di antaranya menjalin persahabatan yang menyenangkan denganku. Beberapa di antaranya akhirnya menjadi teman lesbian terbaik yang kumiliki. Aku jatuh sayang kepada mereka. Blog juga membawaku bertemu dengan banyak pembaca lesbian yang tersinggung dengan tulisanku, yang menurutnya aku mewartakan kabar iblis kepada dunia. Itu juga pertemuan yang menyenangkan, karena hidupku diperkaya dengan manusia-manusia gay yang tidak dapat menerima hak kebebasan berpendapat yang sedang kujalankan dengan menulis blog ini.
Tapi tidak apa-apa. Seperti kata salah seorang blogger kenalanku yang cukup ngetop di dunia maya, dia tidak pernah sekali pun menginginkan kemasyuran. Aku juga. Menjadi blogger aktif hanya sekadar untuk memindahkan ribuan kata yang sudah terlalu sempit bermukim di dalam hati. Aku bukan perempuan sempurna yang dapat mengikuti “peraturan-peraturan” duniawi agar aku menjadi manusia yang selalu mempunyai pendapat sama dengan mayoritas pendapat komunitas lesbian, atau bahkan mengalami luka batin yang sama dengan kebanyakan kaum homoseksual.
Yah… Jika seseorang mengintip rumah pemilik yang lain memang seyogyanya harus menerima konsuekensinya, menerima kemungkinan yang ada di dalamnya, bahwa tidak semuanya mengenakkan mata. Mengintip blogku sama seperti mengintip isi gudangku yang berdebu, berbau apak, dan mungkin ada tikus-tikus buruk rupa yang mengucurkan liur melihat sekerat daging.
Karena itu, mendekati tahun baru, aku berpikir tentang resolusi tahun baruku, sehubungan dengan blog ini. Apa yang akan kulakukan? Sebagai perempuan lesbian yang menikah dengan lelaki dan mempunyai kekasih perempuan yang mapan, apa yang ingin kulakukan? Apa yang ingin kukatakan? Setelah berpikir panjang lebar, aku memutuskan untuk membuat resolusi. Resolusi yang kuharap akan membantuku untuk meluruskan kegilaan dan kesintingan hidupku.
Resolusi yang terutama dalam urusan tulis menulis di dunia blog, atau sebagai blogger lesbian, aku memutuskan untuk menulis lebih banyak lagi tentang dunia lesbian dan pengalaman hidupku dengan irama yang lebih gelap, miris, dan sinis. Aku akan menggunakan kendaraan parodi, satire, dan humor hitam. Terlalu banyak posting dan tulisan tentang dunia homoseksual yang kutemukan di dunia maya penuh dengan basa-basi yang kelewatan, sopan santun yang garing, persaudaraan sisterhood yang compang-camping, dan jutaan kata “perjuangan” yang kosong arti. Dunia yang dibungkus oleh kado berpita merah jambu tapi isinya tikus mati! Permen manis yang lezat dijilat tapi membuat gigi keropos dan nyeri!
Mencari tulisan lesbian tentang dunia lesbian, ditulis oleh lesbian yang isinya mentertawakan dunia ini, nyelekit, bahkan menyindir, masih sulit kutemui. Memang ada beberapa, dan ketika menemukannya, aku tertawa sampai nyaris terjengkang dari kursi. Sungguh penyegaran, seperti menyendok es krim manis dan dingin di tengah hari yang panas. Menyenangkan membaca tulisan seperti itu, toh isinya kejujuran. Seperti diberikan cermin dan mengaca di sana. Bagiku, membaca kisah yang buruk dan mendengarkan cerita yang semrawut memberi pelajaran sempurna tentang kehidupan lesbian agar aku tidak terperosok di lubang yang sama. Seperti kata pepatah, hidup tidak cukup panjang untuk diisi dengan kesalahan yang tak terbilang. Karena itu, kita membutuhkan kesalahan orang lain untuk belajar dari kesalahan dan kesintingan itu.
Dan begitulah resolusi tahun baruku untuk menjadi blogger yang baik dan apa adanya. Blogger lesbian yang hidup di dunia maya; paling tidak aku bisa berbicara di udara, karena aku tidak akan dapat melakukannya di dunia di mana kakiku menjejak tanah. Tahun baru, semangat baru, dan mungkin… hidup yang lebih baru. Tahun baru selalu ada untuk memberikan harapan, dan harapan memberikan pencerahan. Di mana ada tahun baru, di sana ada kerinduan untuk menjadi lebih baik daripada yang telah berlalu. Happy crazy new year!
@Lakhsmi, SepociKopi, 2007









“happy crazy new year!”…cool!!!
Seperti katamu.. “Hanya para pembaca yang mempunyai perasaan yang sangat kuatlah yg mendorong mereka menulis email pribadi padamu, selebihnya, mereka tidak peduli, mereka tidak melanjutkan membaca, mereka berlalu saja dalam sekejab”
Go ahead Lakhs!
Sagita
“aku memutuskan untuk menulis lebih banyak lagi tentang dunia lesbian dan pengalaman hidupku dg irama yang lebih gelap, miris, dan sinis.”
yah, itu kan pilihan yah, good for you, then. secara kalo gue, hidup (gue) adalah lelucon, gue memilih menuliskannya dengan ringan, terkadang sinis tapi tetap gue pengin katakan bahwa: hidup itu indah, kamerad!
“aku memutuskan untuk menulis lebih banyak lagi tentang dunia lesbian dan pengalaman hidupku dg irama yang lebih gelap, miris, dan sinis.”
yah, itu kan pilihan yah, good for you, then. secara kalo gue, hidup (gue) adalah lelucon, gue memilih menuliskannya dengan ringan, terkadang sinis tapi tetap gue pengin katakan bahwa: hidup itu indah, kamerad!
Go for it, Lakhsmi! I am looking forward, huehehehehehe….
Waks! gelap, miris, dan sinis? The Night Watch banget, tuch! Kenapa gak pake irama Dirty Talk aja, seh??? 2008 gitchu loh…
Kalo dirty talk mah, gw banget yak! Kqkqkq… Hidup Omes!! Eh, salah… Hidup Lakhsmi!!!
happy nu yir all …
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments