Home » Opini

New Year’s Resolution

31 December 2007 57 views 7 Comments

Oleh: Lakhsmi
http://jejakartemis.blogspot.com/

Menurutku, penemuan teknologi yang paling hebat pada abad 21 ini adalah blog. Benar, aku tidak salah mengucapkan. Kuulangi lagi: blog. Jika ada kesempatan dan waktu, ingin sekali aku mencium para penemu blog dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada dia (atau mereka). Mereka pasti tidak pernah menduga bahwa hasil penemuan mereka berhasil menyelamatkan jiwa jutaan orang, dan itu termasuk jiwaku.

Aku menulis di blog untuk melepaskan kepenatan dan unek-unekku yang tak tertampung lagi di otak dan hati. Aku menulis untuk membebaskan pikiran. Aku menulis untuk menyelamatkan jiwaku yang tersesat di lorong kegelapan dunia lesbian. Aku menulis untuk menggunting benang yang menjahit bisu mulutku. Dan aku menulis untuk mengatakan pendapat terhadap banyak hal.

Sejauh ini, setiap saat aku selesai menulis, tulisanku selalu menjernihkan pikiranku. Terasa sangat lega dan plong. Sejauh ini, blog membawaku bertemu dengan berbagai jenis sahabat lesbian, banyak di antaranya menjalin persahabatan yang menyenangkan denganku. Beberapa di antaranya akhirnya menjadi teman lesbian terbaik yang kumiliki. Aku jatuh sayang kepada mereka. Blog juga membawaku bertemu dengan banyak pembaca lesbian yang tersinggung dengan tulisanku, yang menurutnya aku mewartakan kabar iblis kepada dunia. Itu juga pertemuan yang menyenangkan, karena hidupku diperkaya dengan manusia-manusia gay yang tidak dapat menerima hak kebebasan berpendapat yang sedang kujalankan dengan menulis blog ini.

Tapi tidak apa-apa. Seperti kata salah seorang blogger kenalanku yang cukup ngetop di dunia maya, dia tidak pernah sekali pun menginginkan kemasyuran. Aku juga. Menjadi blogger aktif hanya sekadar untuk memindahkan ribuan kata yang sudah terlalu sempit bermukim di dalam hati. Aku bukan perempuan sempurna yang dapat mengikuti “peraturan-peraturan” duniawi agar aku menjadi manusia yang selalu mempunyai pendapat sama dengan mayoritas pendapat komunitas lesbian, atau bahkan mengalami luka batin yang sama dengan kebanyakan kaum homoseksual.

Yah… Jika seseorang mengintip rumah pemilik yang lain memang seyogyanya harus menerima konsuekensinya, menerima kemungkinan yang ada di dalamnya, bahwa tidak semuanya mengenakkan mata. Mengintip blogku sama seperti mengintip isi gudangku yang berdebu, berbau apak, dan mungkin ada tikus-tikus buruk rupa yang mengucurkan liur melihat sekerat daging.

Karena itu, mendekati tahun baru, aku berpikir tentang resolusi tahun baruku, sehubungan dengan blog ini. Apa yang akan kulakukan? Sebagai perempuan lesbian yang menikah dengan lelaki dan mempunyai kekasih perempuan yang mapan, apa yang ingin kulakukan? Apa yang ingin kukatakan? Setelah berpikir panjang lebar, aku memutuskan untuk membuat resolusi. Resolusi yang kuharap akan membantuku untuk meluruskan kegilaan dan kesintingan hidupku.

Resolusi yang terutama dalam urusan tulis menulis di dunia blog, atau sebagai blogger lesbian, aku memutuskan untuk menulis lebih banyak lagi tentang dunia lesbian dan pengalaman hidupku dengan irama yang lebih gelap, miris, dan sinis. Aku akan menggunakan kendaraan parodi, satire, dan humor hitam. Terlalu banyak posting dan tulisan tentang dunia homoseksual yang kutemukan di dunia maya penuh dengan basa-basi yang kelewatan, sopan santun yang garing, persaudaraan sisterhood yang compang-camping, dan jutaan kata “perjuangan” yang kosong arti. Dunia yang dibungkus oleh kado berpita merah jambu tapi isinya tikus mati! Permen manis yang lezat dijilat tapi membuat gigi keropos dan nyeri!

Mencari tulisan lesbian tentang dunia lesbian, ditulis oleh lesbian yang isinya mentertawakan dunia ini, nyelekit, bahkan menyindir, masih sulit kutemui. Memang ada beberapa, dan ketika menemukannya, aku tertawa sampai nyaris terjengkang dari kursi. Sungguh penyegaran, seperti menyendok es krim manis dan dingin di tengah hari yang panas. Menyenangkan membaca tulisan seperti itu, toh isinya kejujuran. Seperti diberikan cermin dan mengaca di sana. Bagiku, membaca kisah yang buruk dan mendengarkan cerita yang semrawut memberi pelajaran sempurna tentang kehidupan lesbian agar aku tidak terperosok di lubang yang sama. Seperti kata pepatah, hidup tidak cukup panjang untuk diisi dengan kesalahan yang tak terbilang. Karena itu, kita membutuhkan kesalahan orang lain untuk belajar dari kesalahan dan kesintingan itu.

Dan begitulah resolusi tahun baruku untuk menjadi blogger yang baik dan apa adanya. Blogger lesbian yang hidup di dunia maya; paling tidak aku bisa berbicara di udara, karena aku tidak akan dapat melakukannya di dunia di mana kakiku menjejak tanah. Tahun baru, semangat baru, dan mungkin… hidup yang lebih baru. Tahun baru selalu ada untuk memberikan harapan, dan harapan memberikan pencerahan. Di mana ada tahun baru, di sana ada kerinduan untuk menjadi lebih baik daripada yang telah berlalu. Happy crazy new year!

@Lakhsmi, SepociKopi, 2007

7 Comments »

  • candra- said:

    “happy crazy new year!”…cool!!!

  • Anonymous said:

    Seperti katamu.. “Hanya para pembaca yang mempunyai perasaan yang sangat kuatlah yg mendorong mereka menulis email pribadi padamu, selebihnya, mereka tidak peduli, mereka tidak melanjutkan membaca, mereka berlalu saja dalam sekejab”
    Go ahead Lakhs!
    Sagita

  • AJ's Lover said:

    “aku memutuskan untuk menulis lebih banyak lagi tentang dunia lesbian dan pengalaman hidupku dg irama yang lebih gelap, miris, dan sinis.”

    yah, itu kan pilihan yah, good for you, then. secara kalo gue, hidup (gue) adalah lelucon, gue memilih menuliskannya dengan ringan, terkadang sinis tapi tetap gue pengin katakan bahwa: hidup itu indah, kamerad!

  • AJ's Lover said:

    “aku memutuskan untuk menulis lebih banyak lagi tentang dunia lesbian dan pengalaman hidupku dg irama yang lebih gelap, miris, dan sinis.”

    yah, itu kan pilihan yah, good for you, then. secara kalo gue, hidup (gue) adalah lelucon, gue memilih menuliskannya dengan ringan, terkadang sinis tapi tetap gue pengin katakan bahwa: hidup itu indah, kamerad!

  • Anonymous said:

    Go for it, Lakhsmi! I am looking forward, huehehehehehe….

  • Jupie said:

    Waks! gelap, miris, dan sinis? The Night Watch banget, tuch! Kenapa gak pake irama Dirty Talk aja, seh??? 2008 gitchu loh…

    Kalo dirty talk mah, gw banget yak! Kqkqkq… Hidup Omes!! Eh, salah… Hidup Lakhsmi!!!

  • O.S said:

    happy nu yir all …

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.